TEMINABUAN, sorongraya.co-Bupati Sorong Selatan menghadiri kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Polres Sorong Selatan pada Rabu (25/2/2026).
Selain kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama, acara tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam rangka menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan, Kepala Perum Bulog Cabang Teminabuan, R. Susanti Ismail menyampaikan, komitmennya untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng, tetap terjaga dengan harga yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
Kepala Perum Bulog Cabang Teminabuan menjelaskan bahwa hingga 25 Februari 2026, stok beras yang dikuasai Perum Bulog Cabang Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, mencapai 367 ton, yang terdiri atas beras program Public Service Obligation (PSO) dan beras premium.
Saat ini, Perum Bulog Cabang Teminabuan juga sedang menerima tambahan pasokan beras sebanyak 250 ton dari Sulawesi Selatan. Beras tersebut sedang dalam proses pembongkaran di gudang Perum Bulog Cabang Teminabuan.
Selain itu, akan ada tambahan pasokan beras sebanyak 250 ton secara bertahap. Dengan demikian, total stok beras yang dikuasai Perum Bulog Cabang Teminabuan diproyeksikan mencapai 867 ton, dari kapasitas gudang sebesar 1.000 ton.
Selain beras, Perum Bulog Cabang Teminabuan juga memiliki stok komoditas pangan lainnya, yakni gula pasir dalam kemasan 50 kilogram sebanyak 49 ton serta minyak goreng merek Minyakita sebanyak 1.440 liter.
Dengan ketersediaan stok beras, gula pasir, dan minyak goreng tersebut, Perum Bulog Cabang Teminabuan memperkirakan persediaan komoditas pangan yang dikuasai saat ini dapat mencukupi kebutuhan masyarakat untuk tiga hingga empat bulan ke depan.
Melalui komitmen tersebut, Perum Bulog Cabang Teminabuan berharap ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dan merayakan Hari Raya Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan pangan.(***)















