Bupati Kabupaten Maybrat, Drs Bernard sagrim MM bersama Kepala Bidang dari Dinas Perhubungan Darat Provinsi Papua Barat, Harold Jan Umpain berserta rombongan meninjau lokasi pembangunan pasar dan terminal Athabu, Distrik Aitinyo tengah, Kabupaten Maybrat. Kamis, 23 Mei 2019. /Foto: Ones
Metro

Bupati Maybrat Bersama Dishub PB Tinjau Lokasi Pasar dan Terminal di Athabu Aitinyo

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MAYBRAT,sorongraya.co – Bupati Kabupaten Maybrat, Drs Bernard sagrim MM bersama Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Harold Jan Umpain melakukan peninjauan lokasi pembangunan pasar mama mama papua dan terminal Athabu, Distrik Aitinyo tengah, Kabupaten Maybrat. Kamis, 23 Mei 2019.

Dalam arahannya, Bernard sagrim mengatakan, pasar yang akan dibangun merupakan bagian dari harga diri mama-mama papua. Hal ini berdasarkan tindak lanjut dari kejadian tanggal 16 Mei di pasar Kajase Kabupaten Sorong Selatan, dimana mama-mama maybrat tidak diperkenankan menjual dagangannya oleh masyarakat setempat lantaran dampak dari hasil pleno pemilu kemarin.

“Mama-mama maybrat sudah berkomitmen mereka tidak lagi kembali melakukan aktivitas berjualan dipasar kajase Sorong Selatan karena mereka merasa harga dirinya dilecehkan, sebab itulah pasar ini dibangun,”kata Sagrim.

Bupati Maybrat saat disambut perwakilan mama mama papua saat meninjau lokasi pasar. /Foto: Ones

Menurut Sagrim, harapan dari mama-mama papua asal kabupaten maybrat ini tak lain minta Pemerintah Provinsi Papua Barat segera membangun pasar yang baik dan representatif guna menampung semua pedagang asli papua dan non papua yang dari Moswaren dan Distrik Wayer agar dapat menjual hasil pertaniannya.

Selain itu, mama-mama maybrat menganggap pasar itu sangat penting bagi mereka untuk berjualan guna membantu membiayai anak mereka yang sedang menempuh pendidikan di tingkat, SD, SLTP, SMA bahkan di perguruan tinggi.

“Karena bagi mama mama papua, pasar merupakan modal yang mampu menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi baik itu, pendidikan, kesehatan dan juga ekonomi masyarakat,”ujarnya.

Meski ditepi jalan namun tempat sedernama ini disiapkan pemerintah untuk mama mama papua berjualan sambil menunggu pembangunan pasar selesai. /Foto: Ones

Ditambahkan, Pemerintah Kabupaten Maybrat telah berkomitmen untuk membagun pasar sendiri, dengan begitu mama mama maybrat tidak lagi membawa jualannya ke Sorong Selatan.

“Untuk sekarang, kami juga telah menyiapkan los sementara untuk dapat berjualan, kemudian akan disusul penyediaan air bersih dan PLN agar semua aktivitas mama-mama yang berjualan di pasar Athabu bisa berjalan dengan lancar,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perhubungan Provinsi Papua Barat, Harold Jan Umpain yang memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Maybrat yang sudah menyediakan lokasi pembangunan terminal dan juga pasar harga diri bagi mama-mama papua di maybrat sehingga kedepan menjadi pasar yang terbaik.

Menurut Harord, pihaknya merespon baik apa yang disampaikan Bupati Maybrat dengan melakukan kunjungan kerja sekaligus melihat secara langsung lokasi pembangunan pasar mama -mama dan terminal penumpang.

“Sementara ini, pemerintah provinsi papua barat melalui dinas perhubungan telah siap membangun terminal penumpang yang direncanakan awal tahun 2020 nanti. Untuk mempercepat proses pembangunan, pihaknya telah membawa konsultan untuk melakukan survei lokasi dan letak dari terminal yang akan dibangun nanti,”tutupnya. [nes]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.