Bupati Maybrat bersama rombongan saat melakukan kunjungan kerja pantau jalan penghubung antara kampung Frambu Aifam dan kampung Saud Distrik Aifat Timur yang melewati hutan dan dan jurang. Senin, 26 Februari 2019. /Foto: Ones
Metro

Bernard Sagrim Minta Jalan Menuju Frambu Aifam dan Saud Segera Dikerjakan

Bagikan ini:
  • 116
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    116
    Shares

MAYBRAT,sorongraya.co – Bupati Kabupaten Maybrat, Bernard Sagrim meminta Dinas terkait dan kontraktor agar segera memperbaiki jalan penghubung antara kampung Frambu Aifam dan kampung Saud Distrik Aifat Timur untuk segera dikerjakan.

Hal itu ditegaskan Bupati saat melakukan kunjungan kerja yang didampingi Ketua DPRD Maybrat, Ferdinando Salossa bersama rombongan. Selasa, (26/02/2019)

Bupati dan rombongan yang berjalan kaki kurang lebih dua kilometer dan mendapati satu Unit alat berat excavator yang pernah mengerjakan jalan tersebut namun terbalik dari atas tebing ke kali yang hingga saat ini alat berat tersebut tidak dapat di evakuasi. Karena itu ia meminta kepada kontraktor untuk meninjau ulang jalan yang menghubungkan antara kampung Frambu menuju kampung Aifam dan Saud untuk segera dikerjakan.

“Jalan merupakan prioritas utama untuk masyarakat yang ada di dua kampung, karena sampai saat ini, kampung Aifam dan Saud itu mengalami kendala transportasi. Selain itu, daerah tersebut memiliki potensi alam yang sangat luar biasa seperti kayu, tembaga, emas dan batubara,”kata Sagrim.

Bupati saat berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Senin, 26 Februari 2019. /Foto: Ones

Sagrim menambahkan, dengan adanya peningkatan ruas jalan Nasional yang menghubungkan antara Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Teluk Bintuni untuk mempermudah masyarakat melakukan mobilitas. Dengan demikian, waktu tempuh sangat cepat, dengan biaya yang relatif murah.

“Masyarakat harus bersabar karena saat ini kita (pemda maybrat-red) tengah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi papua barat terkait pengerjaan dan penyelesaian jalan trans papua barat,”imbuhnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat pemilik hak ulayat untuk tidak menuntut ganti rugi saat pengerjaan jalan dilakukan.

Turut serta dalam rombongan, Kepala Inspektorat, Asisten I Kabupaten Maybrat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Badan Pertanahan, Kabag Pemerintahan Kampung dan Kabag  Humas Protokoler serta LO Maybrat. [nes]


Bagikan ini:
  • 116
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    116
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.