Peletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sosial Panti Jompo oleh Abdullah Gazam. [foto: Trisnah-sr]
Metro

Abdullah Gazam Bangun Rumah Panti Jompo Pertama di Kota Sorong

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, sorongraya.co – Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, anggota DPRD Papua Barat, Abdullah Gazam melakukan pembangunan Rumah Sosial Panti Jompo pertama di Kota Sorong. Rumah tersebut bertujuan untuk menampung para orang tua jompo, janda, anak yatim piatu serta orang-orang yang terlantar.

Hal ini dilakukan Abdullah Gazam karena menurutnya di Kota Sorong beberapa tahun terakhir banyak ditemukan masyarakat yang kurang beruntung dalam hidupnya, seperti orang tua jompo, para janda, orang-orang terlantar yang tak terurus termasuk diantaranya anak yatim piatu yang tidak punya sanak keluarga.

Bersama sang istri, Abdullah Gazam saat meletakkan batu pertama pembangunan rumah sosial panti jompo. [foto: trisnah-sr]
Bersama sang istri, Abdullah Gazam saat meletakkan batu pertama pembangunan rumah sosial panti jompo. [foto: trisnah-sr]
Bagi Abdullah Gazam, apa yang dilakukan merupakan implementasi dari pengamalan nilai-nilai Pancasila terutama yang terkandung dalam sila kelima, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Sila ini memiliki makna bahwa siapapun dia warga negara berhak mendapat hak hidup yang layak sebagaimana manusia lain pada umumnya,” tutur Abdullah Gazam di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sosial Panti Jompo tersebut. Minggu 21 Juni 2020.

Sebelum terjun ke dunia politik, mantan ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Sorong ini mengaku banyak menemukan masalah kesenjangan sosial di kota sorong yang seakan tidak pernah ada solusinya. Hal itu yang membuatnya terus berjuang agar saling membantu dalam mengatasi masalah tersebut.

Abdullah Gazam (batik) bersama dua rekan pengurus DPW PKB Papua Barat. [foto: trisnah-sr]
Abdullah Gazam (batik) bersama dua rekan pengurus DPW PKB Papua Barat. [foto: trisnah-sr]
“Sejak mahasiswa saya sudah banyak menemukan masalah sosial di tengah masyarakat, hal inilah yang memacu saya untuk harus berjuang agar dapat mengatasi masalah tersbut. Alhamdulillah saya dipercayakan menjadi wakil rakyat, maka insya allah saya akan menjawab persoalan yang bisa saya selesaikan melalui amanah jabatan yang dititipkan kepada saya,” pungkasnya.

Bekerjasama dengan Yayasan Atap Senja Papua, pihaknya menargetkan pembangunan rumah sosial panti jompo tersebut akan selesai empat bulan kedepan.

“Saya berterima kasih kepada pengurus Yayasan Atap Senja Papua yang mana sebagai wadah dalam mengawal proses pembangunan rumah sosial ini dari titik nol sampai 100% nantinya yang diperkirakan akan tuntas empat bulan kedepan. [tri]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.