SORONG,sorongraya.co-Pemerintah kota sorong melalui dinas pemberdayaan peremouan dan perlindungan anak gelar penyediaan layanan bagi keluarga dalam mewujudkan kesetaraan Gender (KG) dan hak anak melalui nikah massal yang diikuti oleh 50 pasangan Orang Asli Papua (OAP). Bertempat di Gedung Lambert Jitmau, Kamis (29 /10/2026).

Mengawali Sambutannya, Wali Kota Sorong, septinus Lobat mengucapakan belasungkawa asta atas meninggalnya AAlmarhumah Linda Mosso selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang telah memprakarsai usulan pengalokasian dana program pernikahan bagi Orang Asli Papua sewaktu dirinya masih menjabat sebagai Pj. Walikota Sorong sejak tahun 2023.
“Program nikah massal ini telah berjalan selama 3 tahun berturut-turut dan telah membantu hampir 300 orang, dengan pelaksanaan kali ini diikuti oleh 50 pasang pengantin termasuk 6 pasang dari kalangan muslim Papua serta pasangan Kristen.”ujarnya.
Septinus Lobat menjelaskan, program nikah massal, Pemerintah memfasilitasi pencatatan pernikahan resmi di KUA dan instansi terkait agar mempermudah pemenuhan dokumen administrasi.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Sorong berkomitmen melanjutkan pemanfaatan dana otonomi khusus sebagai bentuk perhatian khusus kepada masyarakat Orang Asli Papua.
“Pemerintah daerah optimis bahwa keluarga-keluarga yang sah secara hukum ini akan melahirkan generasi masa depan Papua yang hebat dan jenius dari saya, ” tutupnya















