Tampak Penumpang KM Dobonsolo yang memadati ruang tunggu Pelabuhan Kota Sorong. [foto: junaedi-sr]
Metro

Pelonggaran Karatina Wilayah, Ratusan Penumpang Memadati Pelabuhan Sorong

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, sorongraya.co – Pasca karantina wilayah yang dilakukan Pemerintah Kota Sorong, ratusan calon penumpang kapal KM Dobonsolo memadati Pelabuhan Sorong, Kamis 18 Juni 2020.

Pemberlakuan protokol kesehatan pun dilakukan KSOP terhadap penumpang yang turun di Sorong maupun calon penumpang yang akan berangkat keluar Sorong.

Bagi calon penumpang yang akan naik maupun turun dari kapal diharuskan menunjukan hasil rapid test kepada petugas yang sedang berjaga.

Setiap calon penumpang yang akan memasuki pelabuhan terlebih dahulu diukur suhu tubuhnya, kemudian pemeriksaan terhadap kelengkapan perjalanan, seperti surat izin keluar, hasil rapid test. Bagi yang tidak memiliki peeayaratan tersebut, dilarang masuk ke dalam ruang tunggu. Sedangkan bagi penumpang yang turun di Sorong, diwajibkan menunjukan surat izin masuk, hasil rapid test dari daerah asal sesuai prosedur standar yang dikeluarkan secara nasional.

Selain itu, Setiap calon penumpang diwajibkan mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan PT Pelindo Cabang Sorong, menjaga jarak saat duduk di dalam ruang tunggu penumpang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Laut KSOP Sorong, Stevy menjelaskan, untuk protokol kesehatan, kami sudah menetapkan sesuai SOP yang sudah ada. Penumpang datang, dan harus mencuci tangan kemudian menyerahkan dokumen kesehatan, diantaranya rapid test, surat keterangan izin masuk dan keluar. Setelah dokumen clear, tiketnya diverifikasi, baru penumpang diizinkan naik.

Disaat yang bersamaan, Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sorong meninjau langsung proses pemeriksaan penumpang saat akan naik dan penumpang turun dari kapal.

Disela-sela melakukan peninjauan, Wali Kota Sorong mengingatkan petugas untuk melakukan pemeriksaan secara detail dan saksama, agar tiidak penyusahkan penumpang, saat tiba di tujuan, maupun penumpang yang turun di Sorong.

Tim satgas yang bertugas menangani hal-hal yang menyangkut kesehatan, harus dilakukan secara baik, supaya mereka berangkat dari sini ke daerah tujuan tentu punya dokumen yang sudah akurat. Jangan terkesan ada pelarian, jangan terkesan penumpang yang berangat tidak mengikuti persyaratan sesuai yang diminta protokol kesehatan.

Diketahui, jumlah penumpang yang turun di Sorong hari ini tercatat sebayak 385. Sementara yang akan berangkat keluar kota Sorong mencapai 400 orang. Diperkirakan, jumlah penumpang yang akan berangkat melonjak saat pemberlakukan tatanan kehidupan normal yang baru. [jun]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.