Metro

13 Warga Kota Sorong Terima Vaksin Covid-19

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG,sorongraya.co- Usai pencanangan vaksinasi Covid-19 Pemerintah Provinsi Papua Barat di halaman Puskesmas Remu oleh Wali Kota Sorong, Lambertus Jitmau, sedikitnya 13 warga Kota Sorong yang memenuhi syarat di vaksin Covid-19.

Wali Kota Sorong mengaku pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara mendadak. Padahal Pemkot Sorong telah mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat agar pelaksanaan vaksinasi diundur hingga awal Pebruari, setelah Dinas Kesehatan Kota Sorong melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak termakan hoaks soal vaksin produksi sinovac tersebut. Namun, usulan ini tidak disetujui bahkan pelaksanaan vaksinasi dimajukan hari ini, Jumat 15 Januari 2021.

Lambert malah mempertanyakan, provinsi Papua Barat menerima vaksin ini sejak tanggal 4 Januari. Kenapa sejak tanggal itu tidak ada pemberitahuan supaya ada persiapan di kota Sorong. Begitu vaksin datang kita langsung melakukan kegiatan berdasarkan ketentuan yang berlaku, kemarin saya lihat jangan dadak-dadakan.

Sedikitnya, 13 warga yang menerima vaksinasi covid-19, perdana di kota Sorong adalah tenaga medis, forkopimda, anggota TNI dan satu perwakilan masyarakat.

Dari 15 warga yang terdaftar untuk menerima vaksin pertama, setelah discreening,13 orang yang memenuhi syarat untuk divaksin.

Penerima vaksin pertama di kota Sorong, Abdul Rahman Oeli mengakui, tidak merasakan gejala apa-apa usai disuntik vaksin, kecuali rasa perih saat disuntik.

Awalnya, Kepala Inspektorat ini sempat takut dengan beragam berita hoaks di media sosial tentang vaksin covid-19. Akan tetapi dirinya tetap yakin untuk di vaksin.

Tadi saya disuntik dan sampai saat ini, saya tenang saja. Tidak ada perasaan apa-apa, ya namanya disuntik pasti perih. Selain itu, tidak ada apa-apa,” kata Abdul.

Untuk diketahui, wali kota Sorong, Lambertus Jitmau tidak di vaksin lantaran sudah berusia diatas 50 tahun. Sementara forkopimda lain, menunggu giliran menerima vaksin sinovac, terkecuali mereka yang sudah pernah positif covid-19.

Pelaksanaan vaksinasi yang semula direncanakan berjalan awal Pebruari, dipercepat sejak tanggal 15 Januari 2021 hingga 14 hari kedepan, di 5 puskesmas dan 4 rumah sakit yang ada di kota Sorong.(jun)


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.