Hukum & Kriminal

Mewakili Keluarga Korban Desra, Jhon Lewerisa Datangi Pos Antemortem RSUD Sele Besolu

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Mantan anggota DPRD Kpta Sorong periode 2014-2019, Jhon Lewerissa, Rabu, 26/01/2022 mendatangi Pos Antemortem RSUD Sele Besolu Kota Sorong.

” Saya datang ke sini mewakili keluarga dari salah korban yang tewas terbakar, yakni Desra mengingat kakak dari Desra ini teman seangkatan waktu kuliah dulu. Desra inikan sudah tiga bulan ini bekerja di Double O. Makanya, saya di minta oleh keluarga untuk mengurus DNA hingga kepulangan jenazah ke Surabaya,” kata Jhon Lewerisa.

Pihak keluarga berharap, jenazah bisa secepatnya dipulangkan ke Sorong dalam kondisi apapun. Karenanya saya sudah berkoordinasi dengan Polres Sorong Kota dan perusahaan mengingat kakak korban beserta anaknya tiba besok pagi sekitar pukul 10.00 WIT untuk diambil DNA.

Jhon mengharapkan dukungan dari semua masyarakat agar proses pengambilan DNA besok berjalan baik.

Begitu juga dengan orang-orang yang mengakibatkan terjadinya kejadian tersebut. Mereka harus segera di tangkap karena orang lain yang berbuat, orang lain yang menjadi korban.

” Kasus ini harus menjadi perhatian pihak kepolisian. Juga harus diungkap siapa pelaku utama dari kejadian yang menyebabkan 17 korban ini tewas terbakar,” ujar Jhon.

Sementara itu, Kepala Bid Dokkes Polres Sorong Kota Iptu dokter Jufandu menyampaikan, saat ini pihaknya sudah 6 sampel dari keluarga terduga korban yang terbakar.

” Kami sangat berharap sampel yang kami ambil nantinya dari anak, suami atau istri atau ibu kandung, bukan sepupu atau keponakan,” kata Jufandu.

Jufandu tidak dapat memastikan kapan identifikasi bisa di lakukan hingga selesai. Yang bisa memastikan hal itu adalah tim DVI Mabes Polri, yang informasinya besok pagi baru tiba di Sorong.

Semakin banyak data atau DNA yang kami dapatkan semakin memudahkan kami untuk menuntaskan identidikasi terhadap 17 jenazah. Sebaliknya, semakin sedikit infirmasinya, maka akan menyulitkan kita untuk mencocokan identitas terduga korban.

Begitu juga dengan hasil autopsi terhadap jenazah. Kalau untuk mendapatkan DNA nya susah maka membutuhkan waktu berhari-hari.

” Kami berupaya bekerja secepat mungkin agar keluarga juga bisa mendapatkan kepastian,” kata Jufandu.

Soal kondisi jenazah mulai dari awal dievakuasi hingga nantinya diautopsi akan jita sampaikan pada saat press rilis,” tambahnya.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.