Korban penikaman yang terjadi di Pelabuhan Jembatan Puri, Rabu pagi, 27 Desember 2023.
Hukum & Kriminal Metro

Korban Penikaman di Pelabuhan Jembatan Puri Hembuskan Nafas Terakhir

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Korban penikaman yang terjadi di Pelabuhan Jembatan Puri, Klademak II Pantai, Kota Sorong, Rabu, 27 Desember 2023, Muhammad Nelson Patumbu yang sebelumnya mendapat perawatan di RS Jhon Piet Wanane menghembuskan nafas terakhir.

Korban meninggal akibat sejumlah luka tusuk di sekujur tubuh yang dilakukan warga pasar sentral Remu Kota Sorong.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut, Iptu Ihot Tampubolon menjelaskan, pihaknya mendapat laporan adanya tindak pidana pengeroyokan dengan menggunakan badik yang dilakukan oleh tiga pelaku terhadap korban di dalam pelabuhan Jembatan Puri pada hari Rabu pagi tanggal 27 Desember 2023, sekitar pukul 06.30 WIT.

” Tiga pelaku atas nama MA, H dan J sudah diamankan, dua pelaku yang sempat diamuk warga sekitar dan satu pelaku yang sembunyi di salah satu gudang di dalam pelabuhan Jembatan Puri telah diamankan,” kata Kapolsek Ihot Tampubolon sore tadi.

Ihot menambahkan, dua pelaku yakni MA dan J sudah diamankan di Polresta Sorong Kota, sedangkan satu pelaku lainnya yaitu H masih menjalani perawatan di Rumah Sakit.

” Korban sempat dirawat di RS Pertamina, namun karena kondisinya tidak memungkinkan sehingga dirujuk ke RS Jho Piet Wanane Kabupaten Sorong,” ujarnya.

Ihot menyebut, berdasarkan keterangan dari pelaku, sebelumnya, hari Senin tanggal 25 Desember ketiga pelaku yang merupakan penjual ikan di pasar Remu datang membeli ikan di Jembatan Puri. Namun, timbangan ikan ketiga pelaku dikurangi oleh korban yang tak lain adalah koordinator pedagang ikan di Jembatan Puri.

” Kalau kau tidak terima ketemu saya di atas kata korban sepeeti dikutip pelaku kepada penyidik polsek KPL Sorong Kota,” kata Ihot.

Mantan penyidik polres Sorong Kota itu mengaku bahwa sebelum peristiwa penikaman itu, ketiga pelaku tadi malam sempat pesta miras di kompleks pasar Remu.

” Paginya, ketiga pelaku melakukan aksinya dengan mengeroyok dan menikam korban,” ujar Ihot.

Ihot mengaku bahwa saat itu kasus pengeroyokan yang terjadi di Jembatan Puri telah dilimpahkan ke Reskrim Polresta Sorong Kota.

Ihot kemudian mengimbau seluruh warga kota Sorong untuk tidak terpancing dan terprovokasi.

” Kasih kepercayaan kepada polisi agar kasus ini kami proses sehingga kota Sorong tetap dalam kondisi aman dan kondusif,” tandasnya.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.