Foto Ilustrasi (Google)
Hukum & Kriminal

Ini Aliran Dana Dari Fourking Mandiri ke Rekening Pribadi Selviana Wanma

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Kasus dugaan korupsi perluasan jaringan listrik tegangan rendah dan menengah tahun anggaran 2010 yng terjadi di Dinas Pertambangan Kabupaten Raja Ampat ternyata masih meninggalkan satu tersangka yang hingga saat ini belum menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Manokwari.

Mantan Kepala Dinas, Paulus Tambing saat ini menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Kejaksaan Negeri Sorong, Rabu, 20 Juli 2022.

Dari pemeriksaan tersebut maupun fakta yang terungkap dipersidangan terdakwa Beaar Tjahyono. Ratusan juta hingga miliaran rupiah mengalir dari SP2D ke rekening pribadi seseorang yang di sebut sebagai Selviana Wanma.

Berikut aliran dana yang dibayarkan dengan SP2D ke rekening PT Fourking Mandiri lalu ditransfer ke rekening pribadi Selviana Wanma di bank Mandiri Cabang Ambasador :

Pembayaran termin pertama melalui SP2D yang dibayarkan ke PT Fourking Mandiri sebesar Rp 2.272.900.000 lalu diteruskan ke rekening Selviana Wanma sebesar Rp 2.035.050.000. Termin kedua, dengan pembayaran yang sama SP2D ke PT Fourking Mandiri sebesar Rp 3.247.000.000 lalu diteruskan ke rekening Selviana Wanma sebesar Rp 2.900.100.000.000. Termin ketiga, SP2D dibayarkan sebesar Rp 439.400.000 ke rekening PT Fourking Mandiri kemudian diteruskan ke rekening Selvina Wanma sebesar Rp 387.030.000. Termin keempat, pembayaran melalui SP2D ke rekening PT Fourking Mandiri sebesar Rp 387.030.000 lalu diteruskan ke rekening Selviana Wanma sebesar Rp 387.030.000. Kemudian pembayaran termin kelima sebesar Rp 329.550.000 melalui SP2D ke PT Fourking Mandiri dan selanjutnya di transfer ke rekening Selviana Wanma Rp 290.650.000. Sementara di termin keenam, yang pembayarannya melalui SP2D ke PT Fourking Mandiri sebesar Rp 524.250.000 lalu di transfer ke rekening Selviana Wanma Rp 484.050.000. Sehingga total pembayaran melalui SP2D ke PT Fourking Mandiri sebesar Rp 7.225.130.000, sedangkan total anggaran yang masuk ke rekening pribadi Selviana Wanma Rp 6.483.910.000.

Tim kuasa hukum tersangka Paulus Tambing, Jatir Yuda Marau saat menyampaikan konfrensi pers, Kamis siang (21/07’2022) mendesak agar kejaksaan negeri Sorong memanggil Selviana Wanma untuk di periksa sebagai saksi dan tersangka.

Hal ini juga diperkuat dengan pertimbangan majelis hakim pengadilan negeri Sorong saat membacakan putusan Besar Tjahyono pada 12 Juli 2022 lalu.

Yuda sangat berharap, kejaksaan negeri Sorong dapat melihat fakta yang berkembanv dipersidangan maupun pemeriksaan yang di lakukan terhadap tersangka Paulus Tambing.

Yudha pun mengingatkan, jika kejari Sorong tidak bersikap tegas, maka pihaknya akan melaporkannya ke Kejati Papua Barat, Kejagung bahkan KPK sekalipun.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sorong, Khusnul Fuad menyampaikan, pemeriksaan lanjutan terhadap Paulus Tambing hanya seputar perencanaan, penganggaran dan besaran anggaran yang dialokasikan di dalam APBD.

Sekitar 20 pertanyaan disampaikan kepada tersangka Paulus Tambing. Itu pun tidak bisa kami lakukan maksimal mengingat tersangka sudah tua dan daya ingat yang telah menurun.

” Kami akan berupaya sesegera mungkin melimpahkan berkas perkara perluasan jaringan listrik tegangan rendah dan menengah tahun anggaran 2010 ke PN Manokwari untuk disidangkan,” ujarnya.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.