Pelaku yang berhasil diringkus Polres Raja Ampat usai melakukan pencurian. [foto: david-sr]
Hukum & Kriminal Metro

Hanya Ingin Membeli CT, Pemuda Ini Nekat Mencuri

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, sorongraya.co – Seorang Pemuda inisial UYW berusia 32 tahun di Waisai Kabupaten Raja Ampat nekat melakukan pencurian di Resto Logbon Cozy yang beralamat di jalan Marinda, Kelurahan Sapordanco, Distrik Waisai Kota, Raja Ampat, Papua Barat hanya ingin membeli Minuman Keras jenis lokal merk Cap Tikus.

Berdasarkan kronologis yang disampaikan Kapolres Raja Ampat, AKBP. Andre J.W. Manuputty, SIK saat konferensi peers diruang data Polres Raja Ampat pada Senin 01 Juni 2020 mengungkapkan, setelah tiba di depan resto tersebut UYW kemudian mematikan mesin motor yang dikendarainya selanjutnya turun menuju pintu resto bagian kiri dan memasukan tangan kanannya melalui celah-celah dinding untuk membuka Grendel pintu.

“Maria Theresia Lanny saat mengetahui  Resto Logbon Cozy miliknya dibobol pencuri. Ia langsung meloporkan kejadian tersebut ke Polres Raja Ampat,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan dari korban, kata Andre personil Satreskrim dipimpin Kasat Reskrim pada pukul 15.00 WIT menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)  untuk melakukan olah TKP. Dari petunjuk di TKP serta beberapa keterangan tambahan, petugas bergerak cepat meringkus pelaku UYW  bersama dengan barang bukti (BB).

“Kemudian pelaku kini ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan pada Minggu 31 Mei 2020 sekitar pukul 20.00 kurang lebih 1×24 jam waktu terjadinya tindak pidana tersebut. Barang bukti yang diamankan berupa alat elektronik diantaranya 1 Unit TV LED 17 Inc, 1 Unit Recorder CCTV, 1 Unit Amplifaer, ” jelas Andre.

Akibat perbuatan UYW, kerugian yang dialami korban mencapai lima belas juta rupiah. UYW dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke (3) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Kapolres Andre mengimbau kepada pemiliki restoran, cafe, rumah makan dan usaha lainnya agar lebih waspada terhadap aksi-aksi pencurian yang ada.

“Pelaku pencurian ini telah memanfaatkan jendela yang tidak terkunci. Sehingga bisa dibuka untuk itu saya menghimbau kepada semua pelaku agar memperhatikan baik jendela, pintu maupun celah lainnya serta pastikan semua sudah terkunci dengan baik,”ajaknya. [dav]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.