Hukum & Kriminal

Empat Ahli Waris Korban Double O Dapat Santunan Dari Kementerian Sosial

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Empat ahli waris korban pertikaian dua kelompok dan pembakaran Tempat Hiburan Malam (THM) Double O, Kamis, 14 April 2022 menerima santunan dari Kementerian Sosial RI. Penyerahan santunan di lakukan di kantor Dinas Sosil Kota Sorong.

Santunan dari Kementerian Sosial diberikan kepada ahli waris dari Vikram Conoras, Windha Prihasticha Bastian, Ridwan Dodoh, dan Khani Rumaf.

Koordinator Perlindungan Korban Sosial Bencana Ekonomi Kementerian Sosial RI, Muhamad Tahir mengatakan, sebanyak 18 ahli waris mendapat santunan.

Sebagian telah diserahkan kepada pihak keluarga yang saat ini berada di sejumlah daerah di Indonesia. Untuk di Kota Sorong diberikan kepada empat ahli waris korban pertikaian dan pembakaran THM Double O.

” Kita juga sudah menyerahkan santunan serupa kepada ahli waris lainnya yang ada di Jawa Barat, Jawa Timur, Padang dan Sulawesi,” ujar Tahir.

Tahir menambahkan, besaran santunan yang diberikan kepada masing-masing ahli waris sebesar Rp 15.000.000 plus bantuan sembako, yang juga dari Kemensos RI.

” Kemensos RI bekerja sama dengan Bank Mandiri untuk menyalurkan santunan kepada masing-masing ahli waris,” ucapnya.

Mewakili Menteri Sosial, Tahir menyampaikan turut belasungkawa atas musibah sosial yang terjadi pada 24 Januari 2022 di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat.

Pertikaian antar dua kelompok serta pembakaran THN Double O terjadi pada Senin, 24 Januari 2022 lalu. Dari pertikaian antar dua kelompok tersebut menyebabkan satu warga, yakni Khani Rumaf meninggal dunia akibat luka bacok yang dialami.

Nahasnya lagi, 17 pekerja serta pengunjung yang saat pertikaian terjadi turut menjadi korban pembakaran tempat hiburan malam Double O.

Meski Polda Papua Barat di bantu Polres Sorong Kora berhasil menangkap puluhan pelaku pembunuhan dan pembakaran THM Double O dan saat ini proses hukumnya tengah bergulir. Namun, duka atas musibah kemanusian tersebut tak mudah hilang dari ingatan keluarga korban yang ditinggalkan.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.