Ekonomi & Bisnis

Polda Papua Barat Bersama Polres Sorong Kota Kawal Distribusi Minyak Goreng

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co – Agar pendistribusian minyak goreng subsidi tepat sasaran, Ditreskrimsus Polda Papua Barat, Satgas Pangan Polres Sorong Kota, KSOP dan Pelni Sorong, Selasa, 19 April 2022 melakukan pengawalan dari pelabuhan Sorong hingga ke gudang CV Mariat Utama.

” Giat kita hari ini memastikan bahwa minyak goreng subsidi aman dan lengkap dengan mengecek kontener, mengangkut dari kontener ke trek dan mengawal hingga sampai ke pihak CV Mariat Utama Kota Sorong,” kata Kasat Reskrim Iptu Achmad Elsyarif Martadinata.

Menurutbya, dari hasil pantauan di peroleh keterangan sebanyak 1 konteiner minyak goreng subsidi berisikan 1.320 jeriken warna kuning ukuran 20 liter di angkut menggunakan truk.

” Rencananya, Rabu, 20 April 2022 akan di lakukan pencabutan merk awal dan penempelan stiker merk pemerintah. Selanjutnya minyak goreng subaidi akan di distribusikan ke toko-toko retail,” kata Achmad.

Sebelumnya, Direktorat Kriminal Khusus Polda Papua Barat yang di pimpin Kombes Romylus Tamtelahitu bersama Reskrim Polres Sorong Kota melakukan monitoring terhadap pengiriman 3 konteiner minyak goreng subsidi melalui pelabuhan Sorong.

Monitoring dimaksudkan untuk mengumpulkan para pihak yang berkepentingan untuk bersama-sama membuka 3 konteiner minyak goreng subsidi (MSG) dan minyak goreng non subsidi (MGSN) MG Non yang disaksikan oleh pihak Pelni dan Distributor.

Selain itu juga, monitoring bertujuan memastikan bahwa ada 3 konteiner MGS dan MG Non Subsidi dengan memeriksa isi kontener serta memberikan imbauan kepada para pihak tentang kegiatan monitoring minyak goreng di Sorong.

Terdapat 3 konteiner minyak goreng yang diperuntukan bagi CV Mariat Sorong selaku distributor yang sudah berada di dermaga Pelabuhan Pelni Sorong terdiri dari 1 kontener MGS dalam bentuk jeriken warna kuning berisi 20 liter. 1 kontener minyak goreng merek Kunci Mas non subsidi dalam bentuk kartonan berisi 2 liter kemasan plastik bermerk dan 1 kontener minyak goreng merek Masku dalam bentuk kartonan berisi 5 liter kemasan jeriken 5 liter.

Tim monitoring pun memastikan bahwa semua MGS dan MG non subsidi yang dialokasikan kepada CV Mariat Sorong sudah berada di pelabuhan Sorong dan berdasarkan keterangan dari Pelindo dan distributor bahwa MGS dan MG non subsidi tersebut dijadwalkan penyerahannya oleh pihak ekspedisi kepada distributor, Selasa, 19 April 2022 dan selanjutnya di kawal oleh pihak kepolisian sampai di tujuan akhir.

Direskrimsus Kombes Romylus Tamtelahitu menyampaikan kepada pihak Pelindo dan distributor bahwa setiap pengiriman MGS dan MG non subsidi harus dilaporkan kepada Satgas Pangan Polda Papua Barat dan Satgas Pangan Polres Sorong Kota. Satgas Pangan akan melakukan monitoring dan pengawalan hingga ke konsumen akhir (rumah tangga, UMKM) dan tidak diperuntukan kepada pihak lain yang tidak berhak.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.