Piaynemo salah satu destinasi wisata di Kabupaten Raja Ampat. [foto: istimewa]
Ekonomi & Bisnis Metro

Cegah Corona, Pengelola Tutup Wisata Piaynemo

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WAISAI, sorongraya.co – Guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, akhirnya salah satu tempat wisata di Raja Ampat, Piaynemo ditutup sementara sejak Minggu 22 Maret 2020 hingga kondisi kembali normal.

Penutupan tersebut dilakukan pihak Pengelola Piaynemo dengan mengeluarkan Surat Pemberitahuan Nomor 006/PPP/III/2020.

“Kami memandang bahwa Piaynemo adalah salah satu destinasi yang sering di kunjungi wisatawan domestik dan mancanegara sehingga perlu adanya antisipasi dari pihak pengelola sebagai tindakan mencegah penyebaran Covid 19 dan melindungi masyarakat dari wabah tersebut,” kata Ketua Pengelola Geowisata Pyainemo, Brian R. Fakdawer kepada sorongraya.co melalui sambungan teleponnya. Minggu 22 Maret 2020.

Apabila situasi terkait penyebaran Covid-19 sudah aman maka destinasi wisata Piaynemo dapat dibuka kembali.

Dia berharap agar wabah Covid-19 dapat diatasi sehingga aktivitas di negara maupun di daerah khususnya Kabupaten Raja Ampat dapat kembali serperti sediakala. Dampak dari adanya Covid-19 ini membuat pelaku usaha Homestay dan sebagainya ‘lumpuh’

“Demi menjaga kesehatan dan keselamatan kita bersama. berkaitan dengan waktu dibuka kembali akan disesuaikan dengan himbauan resmi dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat,” tandasnya.

Penutupan tempat wisata ini disambut baik sejumlah masyakat di Waisai. Mansar salah satu warga kelurahan Waisai memberikan apresiasi atas langkah yang diambil oleh pemerintah maupun pengelola wisata Raja Ampat. Menurutnya penutupan tempat wisata tersebut sudah sangat tepat.

“Kami sangat mendukung. Kenapa, ini supaya jangan lagi ada turis dari mancanegara yang datang. Kita tidak tau apakah dia datang itu dalam kondisi sehat atau sakit. Dari pada terjadi hal yang merugikan kita semua, lebih baik ditutup sementara,” kata Mansar. [dav]

Editor: Junaedi


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.