Kepala Distrik Mariat, Pilipus Kalaibin.SE dan Koordinator Informasi dan Komunikasi BPOM Papua Barat, Budi Triyanto. (Foto-Tri)
Ekonomi & Bisnis

160 Peserta Mengikuti Bimbingan Teknis Gerakan Keamanan Pangan Desa

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- sebanyak 160 lebih peserta mengikuti bimbingan teknis Gerakan Keamanan Pangan Desa tingkat Kelurahan Mariat Pantai dan Kelurahan Klasuluk, Kabupaten Sorong.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari ini berlangsung di Hotel Aimas, Kabupaten Sorong, Kamis, 04 Agustus 2022.

pengawas farmasi dan makanan Muda, Aan Sulistiawan, S.Farm, Apt., M.Sc Saat Memberikan Materi Kepada Peserta. (Foto-Tri)

” Bimbingan teknis ini merupakan kegiatan lanjutan setelah pelatihan kader yang terpilih. Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi kepada komunitas kader keluarga dan kader masyarakat yang nantinya memberikan informasi lanjutan kepada komunitas Ibu rumah tangga, ibu hamil dan juga remaja,” jelas Koordinator Informasi dan Komunikasi BPOM Papua Barat, Budi Triyanto kepada Sorongraya.co, Kamis, 04 Agustus 2022.

Budi menambahkan, Infomasi yang diberikan kepada ibu rumah tangga terkait bagaimana memilih pangan yang baik. Khusus bagi ibu dan pelaku usaha, kami berikan informasi terkait stunting.

Foto Bersama Oleh Kordinator Informasi dan Komunikasi BPOM Papua Barat, Budi Triyanto, Kepala Distri dan Peserta

” Bagi peserta yang memiliki usaha pangan, nantinya akan didampingi untuk membuat izin edar agar usahanya bisa dipasarkan. Dengan demikian, ekonomi desa atau kampung meningkat,” ujar budi.

Masyarakat harus cerdas dalam memilih produk pangan yang akan dikonsumsi. Selain itu, masyarakat juga harus cerdas dalam menyikapi informasi yang beredar.

Di sisi lain, pihak industri harus menjamin mutu, manfaat dan khasiat pangan yang dihasilkan dengan menerapkan cara prosuksi yang baik dan benar,” kata Pengawas Farmasi dan Makanan Muda BPOM, Aan Sulistyawan.

” Setelah menerima materi, paling tidak peserta dapat menjaga diri dari bahaya pangan, yang mungkin bisa merugikan, misalnya cemaran bilqis, kimia dan fisik, cemaran logam beracun, racun alami dari dalam pangan dan parasit,” ujarnya.

Aan menambahkan, keamanan pangan merupakan syarat penting yang harus dipenuhi untuk pangan yang hendak dikonsumsi oleh semua masyarakat
Indonesia.

” Pangan yang bermutu dan aman dapat
dihasilkan dari dapur rumah tangga maupun
dari industri pangan. Penanganan pangan yang baik dapat membuat pangan menjadi terbebas dari bahaya tersebut,” kata Aan.

Sementara itu, Kepala Distrik Mariat, Pilipus Kalaibin menyampaikan, kegiatan yang di lakukan BPOM Manokwari sangat baik untuk semua peserta. Sebagai Kepala Distrik Mariat sangat berterima kasih karena sudah memberikan bimbingan teknis.

” Saya berharap, peserta bimtek yang sebagian besar memiliki usaha pertanian ini dapat memahami apa yang disampaikan oleh pemateri dari BPOM,” ujarnya.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.