SORONG, sorongraya.co– Ketua DPW PKB Papua Barat Daya, Abdullah Gazam, menegaskan bahwa kemenangan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 tidak membutuhkan banyak faktor, melainkan cukup tiga M saja modal utama yang harus dijalankan secara konsisten oleh partai politik.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB se-Papua Barat Daya di Vega Hotel Sorong, Selasa (8/4/2026).
Gazam mengingatkan kader agar tidak mengandalkan praktik lobi-lobi politik yang tidak efektif. Menurutnya, kader harus mengikuti mekanisme partai yang telah ditetapkan.
“Kalau kita ingin menang pada 2029 mendatang, partai mana pun termasuk PKB harus memiliki tiga M. Kita hanya butuh tiga hal ini sebagai modal utama,”ujarnya.

Gazam merinci tiga M modal utama yakni:
1. Mempersiapkan struktur partai yang kuat dan mengakar
2. Memperkuat Ideologi dan kapasitas kader partai
3. Menghadirkan politik keberpihakan atau politik kemanusiaan
Struktur Partai yang KuatIa menekankan pentingnya membangun struktur partai yang solid hingga ke tingkat paling bawah. Konsolidasi mulai dari muktamar hingga musyawarah cabang dan ranting harus dimanfaatkan untuk memperkuat organisasi.
M Kedua, Kader Berkualitas dan MilitanMenurutnya, struktur yang kuat harus diimbangi dengan kader yang memiliki kapasitas dan ideologi yang jelas. Pendidikan kader menjadi kunci dalam mencetak sumber daya manusia partai yang unggul.
dan M ketiga, Politik Keberpihakan kepada RakyatGazam menegaskan bahwa keberpihakan kepada masyarakat, khususnya kalangan bawah, merupakan hal paling utama. Tanpa itu, kekuatan struktur dan kualitas kader tidak akan berarti.
Percuma kita berpolitik jika tidak mampu menghadirkan keberpihakan kepada masyarakat,”tegasnya.
Ia mengapresiasi kepemimpinan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang menetapkan 2026 sebagai tahun penuntasan konsolidasi partai.
Sementara itu, Ketua DPW PKB NTB yang juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan bahwa Muscab merupakan forum konsolidasi, bukan ajang kompetisi.
Ia menegaskan bahwa PKB kini menerapkan sistem baru yang lebih menekankan pada persatuan dan pertukaran gagasan, bukan konflik internal seperti sebelumnya.
Menurutnya, PKB di Papua Barat Daya telah menunjukkan progres positif, terutama dalam peningkatan kursi DPRD di tingkat kabupaten/kota.
“Jika kita tetap solid, kompak, dan bersatu, maka capaian tersebut akan terus meningkat,”ujarnya.
Lalu juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum agar seluruh kader PKB terus menjaga soliditas dan bekerja keras dalam membesarkan partai, serta menjadikan PKB sebagai motor penggerak pembangunan di daerah.
“Melalui momentum Muscab ini, seluruh kader PKB diharapkan semakin memperkuat konsolidasi, meningkatkan kualitas kader, dan menghadirkan politik yang benar-benar berpihak kepada rakyat sebagai kunci menuju kemenangan di 2029” tutupnya.
















