Beranda Metro Tingkatkan Pariwisata R4 Melalui SDM, FIF-IP Gelar Pelatihan Ekowisata Terestrial MetroTingkatkan Pariwisata R4 Melalui SDM, FIF-IP Gelar Pelatihan Ekowisata TerestrialRedaksi2 min baca12 Februari 201912 Februari 2019×Tingkatkan Pariwisata R4 Melalui SDM, FIF-IP Gelar Pelatihan Ekowisata TerestrialSebarkan artikel ini WAISAI,sorongraya.co – Guna meningkatkan pariwisata Kabupaten Raja Ampat melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Fauna dan Flora International Indonesia Programme (FFI-IP) menggelar pelatihan pemandu ekowisata minat khusus terestrial. Berlangsung di gedung TIC Waisai, Senin, 11 Februari 2019. Pelatihan pemandu ekowisata dibuka oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Engelbert Wader. Dalam sambutannya, Engelbert berikan apresiasi atas pelatihan yang digelar FFI karena sangat bermanfaat dan bertujuan meningkatkan kualitas SDM di bidang pariwisata. “Saya apresiasi akan kegiatan pelatihan pemandu ekowisata ini karena sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan SDM pariwisata raja ampat,”kata dia. Menurutnya, potensi pariwisata yang ada di kabupaten raja ampat, menuntut pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas SDM yang profesional, terampil dan siap bekerja sehingga, masyarakat yang mengikuti kegiatan pelatihan bisa mengelola wisata terestrial kampung masing-masing. “SDM merupakan faktor penting dalam pengembangan pariwisata, maka harus diiringi dengan kesiapan yang matang. Sehingga, dapat mendorong dan bersinergi,”ujarnya Sementara itu Ketua Panitia Ekowisata Minat Khusus Terestrial FFI-IP, Sari Ramadhan mengatakan, pengembangan potensi wisata terestrial perlu didukung oleh kualitas SDM sebagai pelaku ekowisata, salah satunya adalah pemandu. Selain keterampilan pelayanan, seorang pemandu ekowisata juga harus memahami dengan baik akan obyek wisatanya agar dapat memberikan pengetahuan kepada orang mengenai pemanfaatanya. “Raja Ampat punya potensi alam dan budaya yang sangat luar biasa. Secara geografis juga mendukung, jadi ini harus benar-benar dimanfaatkan,” tuturnya. Menurutnya, pelatihan pemandu ekowisata para peserta akan mendapatkan materi Dasar-dasar kepemanduan (interpreter) misalnya, teknik identifikasi burung, reptil, dan amfibi, dasar fotografi, dan dasar-dasar konservasi. “Peserta tidak hanya mendapatkan materi di dalam kelas, peserta juga akan praktikum turun langsung ke lapang untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilannya,”ujarnya. Dia berharap, kegiatan ekowisata tidak hanya bertujuan bagi yang menikmati alam saja tapi mendapatkan pengetahuan mengenai keanekaragaman satwa dan tumbuhan yang ada di raja ampat serta memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikannya. “Potensi ini kita jaga bersama, jika SDM telah terpenuhi maka kita wajib melestarikan dan menjaga,”pungkasnya. Pelatihan pemandu ekowisata yang dilaksanakan selama dua hari ini merupakan kolaborasi antara FFI-IP, Dinas Pariwisata, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (SDA) Papua Barat, dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Raja Ampat yang melibatkan peserta sedikitnya 56 orang perwakilan dari berbagai kampung baik dari Pulau Waigeo, Batanta, Salawati dan Misool. [drk] Pos TerkaitMetroSeruan Aksi Dari Jakarta, Begini Respon Alumni Cipayung di PBDMetroJalan Kebar-Fef Rusak, DPR Tambrauw Dinilai Tutup MataHukum & KriminalDandim 1802 Kunjungi Belakang Yohan, Dengar Aspirasi Warga untuk Sorong KondusifMetroYAPARI Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dengan LSM Penanganan HIVHukum & KriminalAnggota DPR Otsus PBD Sampaikan 7 Imbauan Terkait Situasi SorongEkonomi & BisnisTiga Langkah Badan Usaha Patuh JKN untuk Perlindungan Kesehatan Karyawan
Seruan Aksi Dari Jakarta, Begini Respon Alumni Cipayung di PBDMetro31 Agustus 202531 Agustus 2025SORONG, sorongraya.co – Menyikapi seruan aksi di daerah…
Jalan Kebar-Fef Rusak, DPR Tambrauw Dinilai Tutup MataMetro30 Agustus 2025TAMBRAUW, sorongraya.co –Kondisi ruas jalan dari Kebar menuju…
Dandim 1802 Kunjungi Belakang Yohan, Dengar Aspirasi Warga untuk Sorong KondusifHukum & Kriminal30 Agustus 202530 Agustus 2025SORONG, sorongraya.co– Komandan Kodim 1802/Praja Vira Tama (PVT),…
YAPARI Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi dengan LSM Penanganan HIVMetro30 Agustus 2025SORONG, sorongraya.co – Teknical Officer Yayasan Papua Lestari…
Anggota DPR Otsus PBD Sampaikan 7 Imbauan Terkait Situasi SorongHukum & Kriminal29 Agustus 2025SORONG, sorongraya.co – Menyikapi situasi keamanan yang terjadi…
Tiga Langkah Badan Usaha Patuh JKN untuk Perlindungan Kesehatan KaryawanEkonomi & Bisnis29 Agustus 2025SORONG,sorongraya.co-Kesehatan Nasional (JKN) merupakan upaya pemerintah untuk memberikan…