SORONG,sorongraya.co-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong dalam waktu dekat akan membuka dua program studi (prodi) baru, yakni Program Studi Sosiologi Agama dan Program Studi Psikologi Agama.
Hal tersebut disampaikan oleh Rektor IAIN Sorong, Dr. Suparto Iribaram, S.Sos., M.A., saat sambutannya pada acara Sidang Senat Terbukan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana IAIN Sorong. Kamis (20/8/2026).
Dr. Suparto Iribaram mengatakan bahwa, pembukaan kedua prodi tersebut menjadi salah satu upaya kampus dalam mengembangkan program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Insyaallah, dalam waktu dekat kita akan membuka dua program tersebut. Ini mendahului program-program lain yang saat ini sedang kita usahakan untuk dibuka,”kata Suparto.
Selain pembukaan prodi baru, IAIN Sorong juga akan mengimplementasikan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Program tersebut menjadi salah satu solusi bagi para profesional yang ingin melanjutkan pendidikan dan memperoleh gelar sarjana berdasarkan pengalaman serta kompetensi yang telah dimiliki.
Menurut Suparto, RPL bukanlah pemberian gelar secara cuma-cuma, melainkan proses pengakuan terhadap pembelajaran dan pengalaman kerja yang telah diperoleh seseorang untuk kemudian dikonversi menjadi mata kuliah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Bukan memberikan gelar, tetapi menyesuaikan dengan apa yang selama ini sudah dikerjakan. Misalnya, bagi para guru yang selama ini telah menjalankan tugas sebagai guru, pengalaman dan tugas-tugas tersebut dapat dikonversi menjadi mata kuliah,”jelasnya.
Setelah proses konversi dilakukan, peserta RPL akan mengikuti mata kuliah yang masih diperlukan untuk memenuhi persyaratan akademik hingga menyelesaikan pendidikan.
Program tersebut, lanjutnya, tidak hanya diperuntukkan bagi guru, tetapi juga masyarakat dari berbagai bidang pekerjaan yang memiliki pengalaman dan kompetensi relevan, seperti bidang teknik, informatika, dan bidang lainnya.
“Pekerjaan yang selama ini dilakukan Bapak dan Ibu dapat dikonversi menjadi mata kuliah sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki,” ujarnya.
Di sisi lain, IAIN Sorong terus mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik guna memperkuat mutu pembelajaran. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualifikasi akademik dan jenjang kepangkatan dosen.
Saat ini, jumlah dosen IAIN Sorong yang terdiri dari PNS, PPPK, dan pegawai tetap berjumlah sekitar 72 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 dosen PNS telah bergelar doktor (S3), sementara empat dosen PPPK juga telah menyandang gelar doktor. Selain itu, terdapat 12 dosen yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral.


















