KASIM,sorongraya.co– Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga keandalan operasional dan keselamatan kerja, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit VII Kasim sukses meraih penghargaan bergengsi Kategori Level 4 (Gold) dalam ajang WSO Indonesia Safety Culture Award (WISCA) 2026 yang diselenggarakan oleh World Safety Organization.
Penghargaan WISCA diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang terbukti berhasil menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten di lapangan. Kilang Kasim dinilai sukses mengintegrasikan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) ke dalam setiap lini proses bisnis dan keseharian para pekerjanya.
Pencapaian tertinggi ini diraih melalui dua tahapan penilaian yang sangat ketat, dimulai dari verifikasi dokumen mendalam hingga tahap Focus Group Discussion (FGD) bersama para juri profesional WSO. Keberhasilan Kilang Kasim disokong oleh berbagai program K3 yang komprehensif, mulai dari penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3), Process Safety, hingga sertifikasi ketat pada seluruh peralatan mekanis, listrik, alat angkat-angkut, dan pengelolaan bahan kimia.
Kilang Kasim juga selalu aktif dalam sosialisasi dan pembinaan K3 melalui program On & Off The Job Safety, pelaksanaan Training Need Analysis (TNA) Corporate, serta pemberian Reward and Recognition guna membangun kepemimpinan keselamatan di seluruh level pekerja. Manajemen risiko juga dilakukan secara berlapis melalui inspeksi rutin, pengelolaan mitra kerja lewat Contractor Safety Management System (CSMS), investigasi insiden, serta analisis berkala terhadap statistik leading dan lagging indicator termasuk penanganan nearmiss serta manajemen Penyakit Akibat Kerja.
Guna menjamin keberlangsungan operasional, Kilang Kasim memperkuat sistem tanggap darurat melalui Emergency Response Plan Procedure (ERPP), pengelolaan tim tanggap darurat, serta skenario Business Continuity Plan (BCP) dan Crisis Management. Di sisi lain, adaptasi teknologi juga terus berjalan melalui inovasi digital berbasis Continuous Improvement Program seperti Autonomous & AI Program for HSSE, publikasi artikel ilmiah K3, serta optimalisasi media komunikasi internal maupun eksternal.
General Manager Kilang Kasim, Hadi Siswanto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan Kategori Gold ini membuktikan bahwa jarak dan tantangan geografis di wilayah timur Indonesia tidak menjadi penghalang untuk menerapkan standar keselamatan tertinggi.
“Penghargaan WISCA 2026 Kategori Gold ini merupakan bukti dedikasi dan komitmen tak kenal lelah dari seluruh Perwira Kilang Kasim. Beroperasi di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) tentu memiliki tantangan tersendiri, namun pencapaian ini menegaskan bahwa budaya K3 di Kilang Kasim selalu diimplementasikan secara berkelanjutan di lapangan dan tidak pernah dikompromikan,” ungkap Hadi.
Hadi Siswanto juga menambahkan bahwa keselamatan kerja adalah fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan operasional kilang sebagai objek vital energi nasional.
“Bagi Kilang Kasim, aspek keselamatan bukan sekadar aturan tertulis, melainkan way of life. Dengan budaya K3 yang kuat, kami yakin Kilang Kasim dapat terus menjaga keandalan operasional demi menjamin ketahanan dan distribusi energi, khususnya di wilayah Papua dan Maluku,” tegasnya.
Raihan level prestisius pada WISCA 2026 ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran manajemen dan Perwira Pertamina Patra Niaga Kilang Kasim untuk terus berinovasi dan meningkatkan produktivitas dengan tetap menempatkan keselamatan di atas segalanya, demi mendukung kemandirian energi negeri.(***)















