Ekonomi & BisnisMetroTanah Papua

Perkuat Kolaborasi, Loka POM Sorong Gelar Advokasi Gemas SAPA

×

Perkuat Kolaborasi, Loka POM Sorong Gelar Advokasi Gemas SAPA

Sebarkan artikel ini

SORONG,sorongraya.co-Loka POM Sorong gelar Forum Advokasi Lintas Sektor dalam rangka Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) dan Program Kota/Kabupaten Pangan Aman Loka POM digelar sebagai upaya memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam menjamin keamanan pangan di daerah.

Kepala Loka POM Sorong, Rizki Okprastowo, menegaskan bahwa isu pangan tidak hanya terbatas pada pangan olahan yang menjadi kewenangan Badan POM. Menurutnya, cakupan pangan jauh lebih luas dan melibatkan berbagai sektor.

“Pangan itu bukan hanya pangan olahan. Dalam pergerakan ini, tidak hanya Badan POM saja, tetapi ada lintas sektor yang harus terlibat, seperti sektor kesehatan, pangan asal hewan, tumbuhan, hingga perikanan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi untuk mewujudkan kabupaten yang menerapkan standar keamanan pangan secara menyeluruh. Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci dalam mendukung program prioritas pemerintah.

“Ini bagian dari dukungan terhadap program nasional, termasuk program prioritas presiden seperti MBG dan penguatan sektor lainnya seperti koperasi. Semua membutuhkan kerja sama lintas sektor agar daerah kita benar-benar aman terhadap pangan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dilibatkan sebagai penanggung jawab dalam pengisian berbagai instrumen (tools) kawasan pangan aman. Data tersebut nantinya akan dimonitor dan dievaluasi secara berkala melalui sistem bersama.

Program Germas SAPA sendiri memiliki beberapa tahapan, mulai dari advokasi, bimbingan teknis (bimtek), hingga monitoring dan evaluasi (monev) yang dapat berlangsung hingga enam bulan. Selain itu, akan dilakukan seleksi kelompok usaha terbaik untuk diikutsertakan dalam kompetisi tingkat nasional.

“Kelompok terbaik akan kita ajukan untuk berkompetisi di tingkat nasional, yang terbagi dalam wilayah timur, tengah, dan barat,” jelas Rizki.

Ia juga menyinggung capaian sebelumnya, di mana pada tahun 2023 salah satu pasar di Kabupaten Sorong berhasil meraih juara tiga tingkat Indonesia Timur. Namun, pada tahun 2025, pelaksanaan program sempat mengalami kendala akibat kebijakan efisiensi anggaran.

Meski demikian, pihaknya tetap optimistis bahwa dengan kolaborasi yang kuat, program keamanan pangan dapat terus berjalan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Forum ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama lintas sektor untuk menciptakan lingkungan pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Sorong.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.