SORONG,sorongraya.co-Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Sorong resmi meluncurkan sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ,pada Senin (23/2/2026). Kegiatan peresmian ditandai dengan gunting pita ruangan Forkes yang dilakukan oleh Walikota Sorong, Septinus Lobat, didampingi wakil walikota sorong Ansar Karim serta jajaran pemerintahan kota.
Dalam sambutannya, Septinus Lobat menegaskan bahwa kehadiran prasarana TIK ini merupakan respons terhadap masukan masyarakat dan kebutuhan mendesak untuk mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Ia bertekad menjadikan Kota Sorong sebagai pelopor di Tanah Papua dalam penerapan teknologi informasi.
“Kita bukan kaleng-kalengnya,kita itu ember makanya kita buat hal-hal yang tidak bisa dibuat oleh orang lain. Dalam sembilan bulan, kita telah membuat perubahan luar biasa di kota ini, berkat penyertaan Tuhan dan inspirasi yang diberikan,” ujarnya
Beberapa sarana TIK yang diresmikan antara lain Videotron, Bending Standard, Ruang Kostek, dan ruang podcast milik pemerintah yang pertama di Tanah Papua.
Ia berharap dengan adanya ruang podcast ini, penyampaian informasi dan statement pemerintah tidak lagi dilakukan secara konvensional di meja kerja, melainkan dengan fasilitas yang lebih profesional. Selain itu, pembangunan infrastruktur kabel optik sepanjang 16 kilometer juga menjadi sorotan utama, yang diharapkan dapat mendukung transformasi Kota Sorong menjadi kota cerdas (Smart City) yang maju, bersih, hijau, aman, dan sejati sesuai visi pemerintah kota.
Septinus juga menyoroti upaya efisiensi yang dilakukan pemerintah kota, termasuk pengurangan kegiatan dan operasional di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Biar kita susah, yang penting masyarakat bisa menikmati sesuatu. Kita ikat tali perut untuk kepentingan rakyat, karena kita adalah pelayan,” tambahnya.
Septinus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Diskominfo atas kerja kerasnya dalam mewujudkan sistem TIK yang mendukung pelayanan publik, serta mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan meskipun telah banyak capaian yang diraih dalam satu tahun pemerintahan ini.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Sorong, James Burung, menjelaskan bahwa sarana prasarana TIK ini dibangun untuk meningkatkan penyelenggaraan sistem pemerintahan digital di Kota Sorong.
Selain infrastruktur jaringan intra pemerintah sepanjang 16 kilometer, pihaknya juga menyiapkan jaringan di ruang terbuka publik, ruang terbuka hijau, dan titik-titik UMKM melalui jaringan mandiri tertutup. Adapun empat titik Videotron, video standing banner, dan ruang podcast pertama bagi pemerintahan di Tanah Papua baik di Papua, Papua Barat , maupun Papua Barat Daya menjadi bukti komitmen Kota Sorong dalam memajukan teknologi informasi.
“Kami berani menyatakan bahwa ini adalah ruang podcast pertama bagi pemerintahan di Tanah Papua. Semoga sarana ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Kota Sorong ke depannya,” tutup James Burung.(***)














