Scroll untuk baca artikel
MetroNasionalPolitik

Seruan Aksi Dari Jakarta, Begini Respon Alumni Cipayung di PBD

×

Seruan Aksi Dari Jakarta, Begini Respon Alumni Cipayung di PBD

Sebarkan artikel ini
Himpunan Alumni Cipayung Papua Barat Daya

SORONG, sorongraya.co – Menyikapi seruan aksi di daerah oleh Pengurus Pusat organisasi mahasiswa.  Sejumlah alumni organisasi yang tergabung dalam Himpunan Alumni Cipayung Papua Barat Daya angkat bicara. Mereka meminta agar aktivis pemuda dan mahasiswa di Papua Barat Daya lebih mengedepankan dialog ketimbang aksi demonstrasi.

Ketua Himpunan Alumni Cipayung Papua Barat Daya, Korneles Kambu mengimbau kepada para mahasiswa untuk melakukan kajian sebaik mungkin sebelum melakukan aksi. Menurutnya, unjuk rasa yang dilakukan di Jakarta terkesan ditunggangi para elit politik yang mengorbankan masyarakat, terutama di daerah.

Bagi Koni (sapaan akrab korneles kambu), setiap orang mempunyai hak dalam menyampaikan pendapat di muka umum, seperti yang tertuang dalam Undang-undang Dasar 1945, namun khusus untuk Papua Barat Daya Koni meminta agar para mahasiswa tidak dilakukan aksi serupa, mengingat kota sorong baru saja melakukan aksi yang cukup menyita perhatian public, dikhawatirkan aksi mahasiwa ditunggangi oleh orang yang tak bertanggungjawab, sehingga melebar ke hal lain.

“Saran saya alangkah baiknya adik-adik tidak melakukan unjuk rasa, mari kita duduk bersama untuk berdiskusi satukan pendapat. Papua ini sangat sensitive, kalau bisa jangan lakukan aksi,” tutur Koni Kambu dalam rapat Pengurus HAC yang dilaksanakan secara virtual. Sabtu malam, 30 Agustus 2025.

Mantan Ketua Badan Koordinasi HMI Papua, Fahmi Macap mengapresiasi respon mahasiswa papua barat daya terkait situasi negara saat ini yang mengalami gejolak politik, namun alangkah baiknya mahasiswa kelompok cipayung lebih mengedepankan dialog, terutama mengenai kemaslahatan masyarakat di daerah.

Baca: Jalan Kebar-Fef Rusak, DPR Tambrauw Dinilai Tutup Mata

“Mamang harus ada generasi yang perlu disiapkan untuk mengkritisi mengenai persoalan yang terjadi saat ini, akan tetapi lebih bermartabat lagi apabila seluruh komponen mahasiswa baik masih aktiv maupun telah alumni untuk menciptakan forum dan berdialog, untuk mengomentari seluruh persoalan yang terjadi ke pemerintah daerah, baik kabupaten kota, provinsi bahkan presiden. Hal ini jauh lebih terhormat,” tutur Fahmi.

Menurutnya, demonstrasi terkadang tidak menyelesaikan sebuah persoalan, bahkan sangat disayangkan apabila demonstrasi yang dilakukan adalah menjawab seruan aksi dari Jakarta, maka hal ini sudah tentu menjadi sebuah proyek besar yang digerakan di Jakarta, pada akhirnya mengorbankan pemuda mahasiswa di daerah.

“Demo itu alternative yang ke seribu dari seribu langkah lain. Masih ada langkah-langkah yang lebih bijak, terhormat, cerdas dan lebih dewasa,” ujar Fahmi.

Baca juga: YAPARI Dorong Pemerintah Perkuat Kolaborasi Dengan LSM Penanganan HIV

Senada disampaikan Mantan Korwil XII Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, Dominggus Marten Jitmau yang menegaskan agar para aktivis GMKI di Papua Barat Daya tidak melakukan aksi demonstrasi. Bagi Dominggus, demonstrasi yang dilakukan tidak membawa efek positif, sebab akan merugikan nama organisasi bahkan kondisi fisik pada pendemo.

Selaku senior GMKI, Dominggus tidak menginginkan para mahasiswa terlibat dalam aksi yang diserukan dan tersebar di media social.

Baca juga: Tiga Langkah Badan Usaha Patuh JKN Untuk Perlindungan Kesehatan Karyawan

“Untuk di Papua Barat Daya alangkah baiknya kita berhati-hati dalam bersikap, jangan sampai bendera organisasi begitu diturunkan di lapangan, langsung pihak ke tiga tunggangi keadaan sehingga yang menjadi korban adalah organisasi pemuda dan mahasiswa,” pungkasnya.

Meski rapat yang digelar Pengurus HAC berlangsung secara virtual, namun mendapat respon dan masukan positif dari sejumlah pengurus dibeberapa daerah seperti Kabupaten Sorong Selatan, Maybrat, Raja Ampat, Tambrau dan Kabupaten Sorong.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.