MetroTanah Papua

Pengelola SPPG MBG Untuk SD Al-Iryad Bantah Sajikan Makanan Basi

×

Pengelola SPPG MBG Untuk SD Al-Iryad Bantah Sajikan Makanan Basi

Sebarkan artikel ini

SORONG, sorongraya.co – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, Makanan Bergizi Gratis wilayah Klawuyuk, Kota Sorong, Abdul Shalman Aziz membantah jika makanan yang disajikan untuk siswa SD Al-Irsyad, Perumnas, Kota Sorong basi.

Bantahan ini disampaikan menyusul video viral di tiktok Berita Sorong Raya, yang disampaikan salah satu orang tua murid SD Al-Irsyad, bahwa makanan yang disajikan Dapur MBG untuk SD Al-Irsyad Basi.

Kata Shalman, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan orang tua murid untuk melakukan klarifikasi terkait video tersebut.

“Kami sudah hadir bersama orang tua wali murid untuk melakukan klarifikasi terkait video yang beredar, klarifikasi Video Makanan Basi di SD Al-Irsyad beberapa waktu lalu. Harapannya ke depan program ini bisa berjalan lebih baik, dilakukan evaluasi dan perbaikan agar tidak terjadi kesalahan seperti yang kemarin,” ujar Shalman kepada sorongraya.co. Jum’at, 06 Maret 2026.

Sementara itu, Abdul Hamid Sangaji selaku orang tua murid di SD Al-Irsyad memyampaikan permohonan maaf dengan vidio viral beberapa waktu lalu. Peristiwa itu terjadi pada Selasa lalu 03 Maret 2026. Saat petugas MBG membagikan makanan kepada siswa di sekolah.

“Kami sudah bertemu langsung dengan kepala dapur MBG wilayah Klawuyuk serta Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut. Masalah ini sudah didiskusikan dan diklarifikasi bersama,” jelasnya.

Ia berharap khusus Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dapat memperhatikan pengelolaan dapur MBG yang tersebar di Papua Barat Daya.

Abdul Hamid juga meminta agar kualitas makanan yang dibagikan kepada siswa lebih diperhatikan, terutama terkait jenis makanan yang diberikan.

“Kalau bisa makanan ringan yang tahan lama saja, jangan seperti kemarin lagi. Kalau makanan basah dan basi, tentu harus dibuang dan itu merugikan pemerintah,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta agar program MBG yang sempat dihentikan sementara akibat viralnya video tersebut dapat kembali diaktifkan.

“Kami tetap mendukung 100 persen program makanan bergizi ini,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.