MetroTanah Papua

Ketua DPW PKB PBD Apresiasi Gerbang Tani, Minta Pemerintah Perhatikan Petani

×

Ketua DPW PKB PBD Apresiasi Gerbang Tani, Minta Pemerintah Perhatikan Petani

Sebarkan artikel ini

SORONG,sorongraya.co-Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Barat Daya, Abdullah Gazam, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Badan Otonom Gerakan Bangkit Petani dan Nelayan (Gerbang Tani) Papua Barat Daya yang digelar sesuai dengan perintah dan amanat organisasi. Bertempat di SP 4, Kabupaten Sorong. Senin (26/01/2026).

Abdullah Gazam berharap rapat kerja tersebut mampu menghasilkan target dan program kerja yang jelas dan terukur untuk tahun 2026. Ia menekankan pentingnya perencanaan program secara rinci dari bulan ke bulan, mulai Februari hingga Desember 2026, agar seluruh agenda dapat dilaksanakan secara sistematis.

“Harapannya, rapat kerja hari ini menghasilkan program kerja yang konkret. Bulan Februari apa yang dilakukan, Maret apa yang dilakukan, dan seterusnya sampai Desember 2026,”ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Gerbang Tani Papua Barat Daya dalam perjalanannya menghimpun para petani tentu menghadapi berbagai kendala di lapangan. Menurutnya, seluruh persoalan tersebut perlu disampaikan secara terbuka dalam forum rapat kerja agar dapat dirumuskan solusinya secara bersama.

“Hasil rapat kerja ini nantinya akan diparipurnakan dan dikirimkan ke DPP Gerbang Tani, termasuk kepada fraksi PKB di DPR RI, khususnya Komisi IV yang membidangi pertanian dan perikanan, agar dukungan dari pusat benar-benar sampai dan menyentuh daerah,”jelasnya.

Selain itu, Abdullah Gazam menegaskan bahwa hasil rapat kerja Gerbang Tani Papua Barat Daya juga akan disampaikan kepada Gubernur dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, dengan harapan pemerintah daerah dapat ikut ambil bagian dalam mendukung para petani dan nelayan.

Ia mencontohkan kisah sukses salah satu petani binaan Gerbang Tani di Kampung Moja, Kabupaten Sorong, yang berhasil mengembangkan usaha pertanian hanya bermodalkan semangat.

“Beliau awalnya hanya bermodal 10 kilogram daun bawang. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa menghasilkan hingga satu ton. Ini luar biasa. Bayangkan kalau benar-benar mendapat dukungan pemerintah, tentu akan lahir lebih banyak lagi petani-petani sukses di Kabupaten Sorong,”katanya.

Berharap petani-petani mandiri dan sukses yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPW Gerbang Tani Papua Barat Daya, Indra Sutisno, menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPW PKB Papua Barat Daya yang telah memberikan ruang dan memfasilitasi pelaksanaan rapat kerja tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Abdullah Gazam yang telah membantu memfasilitasi kami, sehingga melalui rapat kerja ini, keberadaan dan program Gerbang Tani Papua Barat Daya bisa dirumuskan dengan baik,”ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa rapat kerja tersebut menjadi wadah untuk menampung aspirasi dan masukan dari para petani dan nelayan di daerah, guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka.

“Program-program kerja yang kami susun nantinya akan dikolaborasikan dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, sehingga dapat membawa dampak positif bagi kepentingan petani dan nelayan,”tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Indra Sutisno juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai petani. Ia mengungkapkan bahwa dari modal awal hanya 10 kilogram bibit daun bawang, pada musim panen terakhir ia mampu menghasilkan sekitar satu ton.

“Kendalanya sebenarnya satu saja, yaitu minimnya dukungan dari pemerintah. Selama ini kami bergerak dengan modal pribadi, meskipun berada di bawah naungan Gerbang Tani,”ungkapnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.