MetroPendidikan & KesehatanTanah Papua

AIPKI Dorong Pembukaan Prodi Baru Dokter Spesialis di PBD

×

AIPKI Dorong Pembukaan Prodi Baru Dokter Spesialis di PBD

Sebarkan artikel ini
Jumpa pers AIPKI dalam Forum Dekan yang digelar di Vega Hotel, Kota Sorong. [foto: redaksi]

SORONG, sorongraya.co – Guna mendukung program asta cita Presiden Prabowo Subianto dalam menjamin distribusi layanan kesehatan di Seluruh Indonesia, Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia atau AIPKI mendorong pembukaan Program Studi baru dokter spesialis dan subspesialis dengan tetap menjaga mutu pendidikan.

AIPKI merupakan asosiasi yang anggotanya adalah seluruh institusi Pendidikan Kedokteran yang ada di Indonesia. Sampai dengan saat ini Anggota dari AIPKI ada 91 institusi Pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Profesor dr Wisnu Barlianto mengatakan AIPKI akan terlibat aktif dalam upaya pendirian program Rumah Sakit Pendidikan sebagai Penyelenggara Utama atau RSPPU, dengan mengacu pada aturan pendirian Program studi yang telah ditetapkan oleh kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Baca: PT Pertamina Patra Niaga Resmikan 3 Titik Sarana Air Bersih

Tak hanya itu, AIPKI juga siap menjalankan program penyebaran Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS, Senior ke daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), guna memenuhi kompetensi pendidikan dan memberikan pelayanan spesialis dan subspesialis.

“AIPKI siap mendorong upaya implementasi dari keputusan MK nomor 111/PUU-XXII/2024 dengan tetap menjaga keberlanjutan pendidikan kedokteran. Mendorong pendidikan spesialis dan subspesialis untuk mendapatkan berbagai skema pembiayaan beasiswa seperti LPDP dan lain-lain,” ujar Wisnu.

Lebih lanjut Prof Wisnu mengharapkan hal ini dapat menjadi pedoman bagi seluruh fakultas kedokteran dan pemangku kepentingan dalam pendidikan kedokteran di Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta layanan kesehatan.

Baca juga: Raker Forum Dekan AIPKI 2026 Bahas Peningkatan Dokter

Forum Dekan AIPKI berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, dan peningkatan layanan kesehatan di Indonesia.

Membangun sumber daya manusia di bidang kedokteran merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan sinergi dan kolaborasi yang erat antara fakultas kedokteran dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga berharap pemerintah provinsi papua barat daya dapat mendukung dan meningkatkan kualitas putra-putri papua melalui program pendidikan kedokteran, sehingga nantinya para dokter tersebut dapat mengabdikan diri ke daerah asalnya.

Baca juga: Aktivis Soroti Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop DPR Kota Sorong

“Kita harapkan dukungan pemerinta provinsi agar dapat mencetak dan meningkatkan kualitas SDM anak-anak papua yang berprofesi sebagai dokter, dengan harapan mereka nantinya dapat mengabdi kembali ke papua barat daya,” pungkasnya.

Pantauan sorongraya.co jumpa pers yang digelar di Ruang Etamin Vega Hotel pada Sabtu, 31 Januari 2026, dihadiri dr Flora Ramona Sigit Prakoeswa, dr Safrizal Rahman, dr Yenny, Prof. dr Yuyun Yueniwati, Prof Tonang  Dwi Ardiyanto dan Prof. dr Dwiana Ocvianty.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.