SORONG, sorongraya.co-Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, melakukan peninjauan langsung ke Gudang Perum Bulog Kantor Cabang Sorong, Senin (8/6/2026), guna memastikan ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat Papua Barat Daya tetap terjaga.
Dalam kunjungan tersebut, Yan didampingi manajemen Bulog Cabang Sorong untuk melihat kondisi gudang penyimpanan sekaligus mengecek stok beras dan minyak goreng yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Menurutnya, pemantauan secara langsung penting dilakukan untuk memastikan cadangan pangan pemerintah tersedia dalam jumlah yang cukup sehingga mampu menjaga stabilitas harga dan mengendalikan laju inflasi di daerah.
“Kami ingin memastikan stok beras maupun minyak goreng yang tersedia benar-benar aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Ketersediaan pangan yang terjaga akan berdampak pada stabilitas harga di pasar,” kata Yan saat berada di gudang Bulog Sorong.
Selain memastikan stok pangan, legislator asal Papua itu juga menyoroti penyaluran bantuan pangan pemerintah yang rutin diberikan kepada masyarakat. Ia menegaskan bantuan tersebut harus sampai kepada warga yang berhak menerima, khususnya masyarakat kurang mampu di wilayah kampung dan daerah terpencil.

Untuk itu, Yan meminta seluruh pihak terkait, mulai dari aparat distrik, pemerintah kampung, hingga unsur TNI dan Polri, ikut melakukan pengawasan agar distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.
“Kami tidak ingin bantuan yang sudah disiapkan pemerintah justru tidak diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Pengawasan harus dilakukan bersama-sama,” ujarnya.
Yan mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Papua Barat Daya guna memperkuat pengawasan distribusi bantuan pangan yang dilakukan Bulog. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya antisipasi terhadap berbagai tantangan global yang berpotensi memengaruhi ketahanan pangan nasional.

Ia juga mendorong pemerintah daerah di seluruh wilayah Papua, khususnya Papua Barat Daya, untuk terus memperbarui data masyarakat miskin agar program bantuan pemerintah dapat tersalurkan secara lebih efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sorong, Riyadi Muslim, menjelaskan bahwa saat ini stok beras yang tersedia di gudang Bulog mencapai 3.164 ton.
Menurutnya, jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kerja Bulog Sorong selama sekitar empat bulan ke depan. Bahkan dalam waktu dekat akan ada tambahan pasokan yang masuk untuk memperkuat cadangan pangan.
“Stok yang ada saat ini masih sangat mencukupi. Selain itu, kami juga akan menerima tambahan pasokan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan beras,” jelas Riyadi.
Selain beras, Bulog juga terus menyalurkan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita ke sejumlah pasar dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
“Harga Minyakita yang kami distribusikan tetap Rp15.700 per liter. Untuk beras SPHP juga dijual sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya.
Riyadi menambahkan, Bulog Sorong juga memiliki cadangan pangan pemerintah yang siap digunakan sewaktu-waktu untuk membantu penanganan keadaan darurat maupun bencana alam dan nonalam.
Usai melakukan peninjauan, Yan Mandenas memastikan kondisi stok pangan di Bulog Sorong dalam keadaan aman dan mencukupi untuk beberapa bulan mendatang. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bulog, TNI, dan Polri terus diperkuat guna menjaga ketahanan pangan serta kestabilan harga kebutuhan pokok di Papua Barat Daya.















