SORONG,sorongraya.co-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (Disdukcapil-PMK) menyerahkan bantuan satu unit perangkat Starlink, satu unit laptop, dan satu unit printer kepada Dinas Dukcapil se-Provinsi Papua Barat Daya yang bersumber dari dana hibah.
Penyerahkan bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Disdukcapil-PMK, Nicolas Asmuruf. Bertempat di Panorama Hotel, Selasa (16/12/2025)
Nicolas mengatakan bahwa, Bantuan ini diserahkan kepada Kepala Dinas Dukcapil kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat Daya untuk menunjang pendataan penduduk di masing-masing wilayah.

Kadisdukcapil-PMK menjelaskan, khusus untuk perangkat Starlink, sangat membantu daerah-daerah yang belum memiliki jaringan internet.
“Contohnya di Kabupaten Tambrauw, khususnya wilayah pedalaman seperti Meyaksana yang berbatasan dengan Teluk Bintuni dan Pegunungan Arfak. Di wilayah tersebut belum ada jaringan, sehingga cukup menggunakan Starlink. Hal yang sama juga berlaku di Raja Ampat, Maybrat, serta daerah-daerah terpencil lainnya,”ujarnya.
Menurutnya, perangkat tersebut juga akan dimanfaatkan di Kabupaten Sorong Selatan, khususnya wilayah Imeko, serta di Kabupaten Sorong pada daerah perbatasan dengan Kabupaten Maybrat dan Sorong Selatan.
“Penyerahan ini kami lakukan atas nama Gubernur. Peralatan ini bukan milik pribadi, tetapi sudah menjadi aset Dinas Dukcapil kabupaten/kota dan harus digunakan untuk kepentingan pelayanan, yang bersumber dari dana hibah,”tegasnya.
Terkait penggunaan laptop, ia berharap agar perangkat tersebut dikelola oleh pegawai yang memahami IT.
“Laptop ini sebaiknya diberikan kepada admin atau staf yang menguasai komputer agar benar-benar digunakan untuk mendukung pekerjaan, Kami berharap Dukcapil kabupaten/kota dapat menyampaikan rekapitulasi data jumlah penduduk kepada Dukcapil Provinsi Papua Barat Daya, terhitung dari Januari hingga Desember,” ungkapnya.
Ia menambahkan, data jumlah penduduk secara keseluruhan belum disampaikan karena akan dilaunching secara resmi di tingkat provinsi.
“ami rencanakan launching pada 22 Desember dengan mengundang Dirjen Dukcapil, para bupati dan wali kota se-Provinsi Papua Barat Daya, DPR kabupaten/kota, DPR Provinsi, MRP, perguruan tinggi, serta tokoh masyarakat, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda,”tutupnya.














