Ekonomi & BisnisMetroTanah Papua

Ini Pesan Yusdi Lamatenggo Saat Penutupan Pelatihan Design Grafis

×

Ini Pesan Yusdi Lamatenggo Saat Penutupan Pelatihan Design Grafis

Sebarkan artikel ini

SORONG,sorongraya.co-Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Yusdi Lamatenggo menutup kegiatan Pemberdayaan dan Pembinaan Masyarakat untuk Pengembangan Pariwisata dalam Kewirausahaan Pemuda melalui Pelatihan Desain Grafis bagi Orang Asli Papua (OAP).

Pelatihan berlangsung selama tiga hari pada Selasa-Kamis (25-27/11/2025). Bertempat di Gedung Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sorong. Diikuti 30 peserta OAP yang berasal dari enam kabupaten/kota di Papua Barat Daya, masing-masing mengirimkan lima orang.

Penutupan dihadiri oleh Kepala Bidang Pariwisata Yance Kambu, Kepala BPVP Hardiansyah, Dosen Unamin Muh Fadli hasa, Fibrian Yusefa Ardi dari Geopark.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo dalam sambutannya berharap pembekalan yang diberikan selama dua hari bisa dimanfaatkan untuk usaha masing-masing.

“Saya yakin, dari informasi yang sudah diberikan pelatih, adik-adik pasti sudah mulai bisa menarik kesimpulan. Kita melihat berbagai usaha UMKM Kita melihat berbagai usaha, ada yang bergerak di bidang kuliner, ada yang travel, ada yang menjadi guide, usaha menengah, homestay, dan lain-lain, semoga pelatihan bisa bermanfaat,”Ujar Yusdi.

Ia menambahkan, dibatasi oleh anggaran. dan tidak bisa berlama-lama. Dan bukan berarti setelah tiga hari pelatihan, peserta langsung siap dan berhenti belajar. Tidak seperti itu.

“Pelatihan ini baru permulaan. Kita baru memberikan ilmu, memberikan pemahaman dasar tentang apa yang diperlukan. Sama seperti orang yang sekolah, tidak cukup hanya lulus SD lalu berhenti belajar. Kemampuan harus terus diasah,” terangnya.

“Jangan merasa sudah selesai hanya karena lulus dari pelatihan ini. Ujian yang sesungguhnya adalah saat adik-adik mempraktikkan ilmu-ilmu ini. Kalau ilmunya dikembangkan, pasti bermanfaat dan berhasil. Tapi kalau diam saja, minggu pertama mungkin masih ingat. Minggu kedua mulai lupa. Minggu ketiga hilang. Minggu keempat kosong sama sekal,”tambahnya.

Yusdi menjelaskan, Minimal ilmu yang diperoleh sekarang harus bisa dipakai untuk mengambil keputusan dalam usaha masing-masing. Misalnya, membuat desain sendiri tidak perlu bayar orang lain.

Pantauaan media ini, Ada dua Peserta terbaik dan satu peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo. Hadiah tersebut berupa Smartphone.

Tak hanya itu, selain mendapat ilmu dari hasil pembelajaran peserta juga diberikan Sertifikat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.