Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, Naomi Howay.
Metro Tanah Papua

Pemprov PBD Siapkan 3,6 Miliar Bantu Bayar Insentif dan Jasa Medik RSUD Sele Be Solu

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menyiapkan hibah sebesar 3,6 miliar lebih untuk membayar insentif dan jasa medik 28 tenaga kesehatan RSUD Sele Be Solu Kota Sorong untuk 8 bulan.

Hal ini disampaikan Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, Naomi Howay di kantor Sekretariat Daerah Provinsi Papua Barat Daya, Selasa siang, 08 Agustus 2023.

Pelaksan tugas Kadis Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, Naomi Howay mengatakan, terkait permasalahan belum dibayarkannya insentif dan jasa medik puluhan Tenaga Kesehatan RSUD Sele Be Solu, pihaknya telah memanggil Dinas Kesehatan Kota Sorong, Menejemen RSUD Sele Be Solu dan juga Komite Medik.

Naomi Howay mengaku bahwa dalam pertemuan tersebut kami membahas masalah insentif dan jasa medis yang belum dibayarkan oleh RSUD Sele Be Solu Kota Sorong terhadap dokter spesialis dan tenaga medis lainnya.

” Saya melihat bahwa ada miss komunikasi antara Dinkes dan RSUD Sele Be Solu Kota Sorong sehingga Dinkes Papua Barat Daya turun langsung membantu menyelesaikannya,” ujar Naomi Howay kepada sejumlah wartawan.

Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Maybrat itu menyebut bahwa RSUD Sele Be Solu Kota Sorong telah membayar dua bulan insentif dan jasa medik, yang anggarannya diambil dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

” Dinkes Kota Sorong pun telah menyiapkan anggaran untuk dibayarkan hingga bulan Aoril 2023,” kata Naomi Howay.

Naomi Howay berharap, dana hibah sebesar 3,6 miliar lebih bisa secepatnya diproses sehingga dapat dibayarkan langsung ke 28 nakes RSUD Sele Be Solu.

Dia juga meminta agar nakes RSUD Sele Be Solu tak perlu demo, tunggu saja insentif dan jasa medik segera dibayarkan.

Naomi Howay meastikan bahwa anggaran dari pemprov PBD sudah ada dan siap dibayarkan. Begitu juga dari dinkes kota Sorong siap membayar dua bulan.

” Nantinya di perubahan, pemprov PBD akan mengalokasikan anggaran guna membantu RSUD Sele Be Solu juga RSUD Jhon Piet Wanane mengingat dua RS inilah yang membantu layanan kesehatan bagi masyarakat yang ada di 5 kabupaten dan 2 kota,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya puluhan tenaga kesehatan RSUD Sele Be Solu melakukan demo menuntut pembayaran insentif dan jasa medik yang belum dibayarkan dari bulan Maret hingga Agustus 2023.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.