Politik

Pemuda Katholik Kota Sorong Tolak Caretaker Gubernur Papua Barat Dari Kalangan TNI-Polri

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Merespon adanya upaya untuk menempatkan mantan Kapolda Papua Barat Komjen Paulus Waterpauw sebagai caretaker atau penjabat Gubernur Papua Barat rupanya menurunkan simpati rakyat Papua.

Buktinya, banyak penolakan dari sejumlah elemen masyarakat yang disampaikan kepada Pemerintah Pusat agar jabatan caretaker Gubernur Papua Barat jangan diisi oleh orang-orang yang memiliki latar belakang TNI-Polri.

Dukungan ini disampaikan oleh Ketua Pemuda Katholik Kota Sorong, Roy Mundus Nauw saat ditemui di Sorong, Selasa, 19 April 2022.

Menurut dia, Pemerintah Pusat jangan menempatkan pejabat yang berlatar belakang TNI-Polri sebagai caretaker Gubernur Papua Barat mengingat kondisi Papua Barat yang belum kondusif, jangan sampai menimbulkan persoalan baru di masyarakat.

Justru sebaliknya, tempatkan orang yang memiliki latar belakang sebagai ASN murni sehingga nantinya roda pemerintahan dapat berjalan baik mengingat model pendekatan yang digunakan tidak bersifat meliteristik.

” Kami pun sepakat jika Pemerintah Pusat menempatkan bapak Prof. Dr. Agustinus Fatem, MT sebagai caretaker Gubernur Papua Barat hingga tahun 2024,” kata Roy.

Alasan kami memilih yang bersangkutan dikarenakan berstatus ASN murni dan saat ini berdinas di Kementrian PAN RB. Selain itu, sosok yang satu ini tentunya paham akan karakteristik masyarakat di Papua Barat.

Seperti kita ketahui bersama selain Prof. Dr. Agustinus Fatem, MT, satu nama lainnya yakni Komjen Paulus Waterpauw inikan sebelumnya pernah diusulkan oleh salah satu Partai Politik untuk menggantikan almarhum Klemen Tinal sebagai Gubernur Papua.

Artinya, kami tidak sepakat bahwa ada titipan orang-orang tertentu dari Partai Politik untuk mengisi jabatan caretaker Gubernur Papua Barat,” ujar Roy yang ditemui di salah satu hotel di Kota Sorong.

Merujuk dari beberapa nama yang ada, kami dukung penuh bapak Prof. Dr. Agustinus Fatem, MT sebagai caretaker Gubernur Papua Barat.

Sebelumnya, pemberitaan yang dilansir arfannews.com menyebut sejumlah elemen masyarakat bersama ormas Kesatria Parlemen Jalanan menyampaikan penolakannya kepada Komjen Paulus Waterpauw sebagai caretaker Gubernur Papua Barat.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.