Tim Satgas Penanganan Penyebaran Covid-19 saat menyemprot lapak di Pasar Sentral Sorong. [foto: junaedi-sr]
Metro

Tutup Sementara, Pasar Sentral Remu Sorong Disemprot Disinfektan

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, sorongraya.co – Pasar Sentral Remu Kota Sorong ditutup untuk disemprotkan cairan disinfektan guna mencegah mewabahnya COVID-19. Penyemprotan disinfektan dilakukan oleh Satgas penanggulangan COVID-19 pada Rabu pagi 25 Maret 2020.

Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan disemua sudut di areal Pasar Sentral Remu, termasuk lapak pedagang, yang biasa digunakan berdagang. Upaya pencegahan penularan COVID-19 terus dilakukan Satgas yang dibentuk Pemerintah Kota Sorong.

Ketua Satgas penanggulangan COVID-19 Kota Sorong, Herlin Sasabone menjelaskan, penyemprotan cairan disinfektan ini bertujuan memutus mata rantai penyebaran virus korona. “Kami berupaya sebisa mungkin mensterilkan lokasi-lokasi yang digunakan orang banyak. Kalau bisa semua orang steril, masyarakat tetap beraktivitas, masyarakat tetap berjualan dengan aman,” kata Herlin.

Selain penyemprotan disinfektan, satgas penanggulangan COVID-19 Kota Sorong juga meladeni warga terkait cara meracik cairan disinfektan.

Sementara itu, pengelola pasar sentral remu, Romy Leatemia mengatakan bahwa pasar remu yang merupakan jantung perekonomian Sorong hanya ditutup sehari untuk disemprotkan disinfektan, Kamis dini hari, pasar ini kembali dibuka, agar perekonomian kota Sorong tidak terganggu, dan aktivitas warga kembali berjalan.

Sehari sebelumnya, penyemprotan disinfektan juga dilakukan Dinas Kesehatan Kota Sorong di kantor Kejaksaan Negeri Sorong, termasuk mobil tahanan yang setiap harinya membawa tahanan untuk disidangkan di Pengadilan Negeri Sorong.

Dari data satgas penangulangan COVID-19 kota Sorong, hingga rabu pagi, jumlah pasien dalam pengawasan 7 orang, sedangkan orang dalam pemantauan 30 orang. Namun, belum ada kasus positif COVID-19 di Sorong. [jun]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.