Ilustrasi
Metro

Jam Operasional Diubah, PKL: Terima Kasih DPRD Papua Barat

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, sorongraya.co – Sejumlah Pedagang Kaki Lima di Pasar Bersama Kota Sorong mengaku senang atas perubahan jam operasional pengusaha kecil oleh Walikota Sorong. Tak ketinggalan mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Papua Barat yang telah mendorong perubahan waktu tersebut.

Seperti yang disampaikan Ibu Nurzila, salah satu PKL di Kompleks Pasar Bersama. Kata Nurzila, dengan adanya perubahan waktu operasional pengusaha kecil melalui Surat Edaran Walikota Sorong Nomor 500/27 tanggal 11 Mei 2020 membuatnya dapat berjualan seperti biasanya.

“Alhamdulillah kita bisa berjualan seperti biasa kembali tanpa harus merasa was-was dengan waktu. Terima kasih anggota DPRD Papua Barat yang telah menyuarakan keluhan kami sehingga didengar oleh Walikota Sorong,” tutur Nurzila.

Surat Edaran Walikota Sorong Tanggal 11 Mei 2020
Surat Edaran Walikota Sorong Tanggal 11 Mei 2020

Senada disampaikan NuriIlham Sampara. Pria yang berjualan di Jalan Nuri ini memberikan apresiasi kepada DPRD Papua Barat atas upaya yang dilakukan. “Yah terima kasih anggota DPRD Papua Barat yang telah melihat kondisi ini sehingga waktu berjualan kembali normal. Apresiasi untuk para wakil rakyat,” tutur Nuriliham.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Papua Barat, Abdullah Gazam mengaku bahwa perubahan jam operasional para PKL membuat pelaku usaha kecil dapat beraktivitas seperti biasanya. Meski demikian, tidak mengindahkan anjuran pemerintah dalam mentaati protap pencegahan wabah covid-19.

Baca juga: Soal Edaran Walikota Sorong, DPRD PB Minta Direvisi

Bagi Abdullah Gazam, adanya perubahan jam operasional tersebut menandakan bahwa Walikota Sorong, Lambert Jitmau sangatlah bijaksana dan mendengar rintihan suara hati masyarakatnya.

“Atas apa yang telah diterbitkan oleh Pak Walikota Sorong, saya berharap kepada masyarakat kota Sorong secara khusus pelaku-pelaku usaha untuk tetap jaga jarak, dan menggunakan masker setiap beraktivitas karena dengan cara itu bukan saja melindungi diri kita tetapi juga melindungi orang disekitar kita,” pungkasnya.

Perlu diketahui bahwa, sebelumnya Surat Edaran Walikota Sorong Nomor 443.1/258 tanggal 4 Mei 2020 pada Point dua dinilai memberatkan pengusaha kecil. Sebab tidak semua pelaku usaha kecil melakukan aktivitas berjualan mulai pukul 05.00 WIT sampai dengan 19.00 WIT.

Surat Edaran Walikota Sorong tanggal 4 Mei 2020, dianggap memberatkan pengusaha kecil yang beroperasi sejak sore hingga malam hari.
Surat Edaran Walikota Sorong tanggal 4 Mei 2020, dianggap memberatkan pengusaha kecil yang beroperasi sejak sore hingga malam hari.

Sebagian dari ada yang melakukan aktivitas jualan mulai pukul 17.00 WIT hal inilah yang membuat sebagian PKL merasa kesulitan. Namun dengan dikeluarkannya Surat Edaran Walikota Sorong Nomor 500/27 tanggal 11 Mei 2020 tentunya sangat membantu PKL dalam aktivitas berjualan kembali. [tri]

Editor: Junaedi


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.