MANOKWARI, sorongraya.co- Gubernur Provinsi Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan kembali memberikan pencerahan khusus kepada pemuda Papua Barat untuk menghayati momentum peringatan sumpah pemuda tepatnya pada tanggal 28 Oktober 2018. "Sekarang tidak ada alasan lagi untuk kita semua duduk hanya berpangku tangan, semua harus bergerak dan bersatu," ucap Dominggus, di hadapan wartawan usai upacara peringatan sumpah pemuda di pendopo gubernur, Senin 29 Oktober 2018. Pada momen peringatan sumpah pemuda ini, Gubernur Dominggus Mandacan mengajak para pemuda untuk dapat menghargai para pejuang kemerdekaan dengan mengisi pembangunan bangsa khususnya di Papua Barat. "Sumpah pemuda masih menjadi tekat dan komitmen kita, dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan. Karena kita satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia," ujarnya. "Kita terdiri dari berbagai suku, agama, ras adat dan budaya sehingga mempersatukan bangsa Indonesia," tambah Dominggus. Senada, Sekretaris DPD KNPI Papua Barat, Jimmy Liunsanda menuturkan, hal yang terpenting dari momen sumpah pemuda ialah, kemampuan berdaya saing pemuda harus terus diasa dan disipakan. "Ada dua hal yang penting, yakni SDM harus dikelola dengan baik dan pemuda harus diperdayakan dengan baik," sebutnya. Menurut Jimmy, hal ini menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah dan organisasi kepemudaan serta organisasi keagamaan, sehinga mampu memecah berbagai problem yang ada. "Selain itu, kami di DPD KNP Papua Barat, juga terus melakukan pendampingan terhadap kelompok pemuda yang memilik potensi dan kreatifitas sehingga mampu berdaya saing," pinta Jimmy.[krs]
Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan didampingi Sekretaris DPD KNPI Papua Barat, J.J. Liunsanda memberikan keterangan pers kepada awak media di Manokwari, Senin (29/10/2018)
Metro

Gubernur: Bukan Saatnya Pemuda Duduk Pangku Tangan

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI, sorongraya.co– Gubernur Provinsi Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan kembali memberikan pencerahan khusus kepada pemuda Papua Barat untuk menghayati momentum peringatan sumpah pemuda tepatnya pada tanggal 28 Oktober 2018.

“Sekarang tidak ada alasan lagi untuk kita semua duduk hanya berpangku tangan, semua harus bergerak dan bersatu,” ucap Dominggus, di hadapan wartawan usai upacara peringatan sumpah pemuda di pendopo gubernur, Senin 29 Oktober 2018.

Pada momen peringatan sumpah pemuda ini, Gubernur Dominggus Mandacan mengajak para pemuda untuk dapat menghargai para pejuang kemerdekaan dengan mengisi pembangunan bangsa khususnya di Papua Barat.

“Sumpah pemuda masih menjadi tekat dan komitmen kita, dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan. Karena kita satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia,” ujarnya.

“Kita terdiri dari berbagai suku, agama, ras adat dan budaya sehingga mempersatukan bangsa Indonesia,” tambah Dominggus.

Senada, Sekretaris DPD KNPI Papua Barat, Jimmy Liunsanda menuturkan, hal yang terpenting dari momen sumpah pemuda ialah, kemampuan berdaya saing pemuda harus terus diasa dan disipakan.

“Ada dua hal yang penting, yakni SDM harus dikelola dengan baik dan pemuda harus diperdayakan dengan baik,” sebutnya.

Menurut Jimmy, hal ini menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah dan organisasi kepemudaan serta organisasi keagamaan, sehinga mampu memecah berbagai problem yang ada.

“Selain itu, kami di DPD KNP Papua Barat, juga terus melakukan pendampingan terhadap kelompok pemuda yang memilik potensi dan kreatifitas sehingga mampu berdaya saing,” pinta Jimmy.[krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.