Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
Metro

Dipolisikan, GMNI Sorong Tetap Bersikap Kooperatif

Bagikan ini:

SORONG, sorongraya.co – Sekretaris Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sorong, Tamalur Tiblola mengaku tetap bersikap kooperatif atas Laporan Polisi yang disampaikan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Papua Barat.

Menurutnya, sikap kooperatif tersebut merupakan bagian dari warga masyarakat yang sadar dan taat hukum. “Kami akan bersikap kooperatif sebagai masyarakat yang sadar akan hukum,” kata Tamalur Tiblola, dalam reales yang diterima sorongraya.co via WhatsAp, pada Senin malam 08 November 2021.

Baca: IJTI Pengda Papua Barat Resmi Melaporkan Oknum Penghina

Meski demikian, Tamalur Tiblola mengaku keceewa lantaran sejumlah media bersikap tendesius terkait pemberitaan aksi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), yang terjadi beberapa hari terakhir di Kota Sorong. Menurut Tamalur substansi dari aksi demo tersebut tidak diberitakan wartawan, malah kembali menyudutkan GMNI.

Perlu diketahui bahwa, GMNI Cabang Sorong belum lama ini menggelar aksi unjuk rasa di Depo Pertamina Sorong terkait kelangkaan BBM yang terjadi di Kota Sorong. Masa yang terdiri dari gabungan masyarakat dan mahasiswa itu berjalan kaki sepanjang kurang lebih lima kilo, yang dimulai dari Yohan sampai ke Depo Pertamina Sorong.

Dampak dari kelangkaan BBM yang terjadi beberapa hari ini mengakibatkan antrian panjang di setiap Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tak hanya itu, antrian panjang kendaraan roda dua dan roda empat ini mengakibatkan penyempitan jalan raya sehingga menjadi macet.

Baca: Pasca Terpilih Sebagai Ketua DPD PD Papua Barat, Alfaris Akan Konsolidasi Internal di 13 DPC

Ironisnya sejumlah pengusaha pengecer BBM menjual satu liter pertalite seharga Rp 50 ribu, oleh karena itu warga Kota Sorong berharap kelangkaan BBM dapat segera teratasi.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.