Kepala Kantor Kemenkumham Papua Barat Anthonius Ayorbaba.
Metro

326 Narapidana Telah Kembali Ke Lapas Sorong

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI,sorongraya.co – Sebanyak 326 Narapidana (Napi) Lapas Klas IIB Sorong yang melarikan diri saat insiden pembakaran perlahan mulai kembali. Dari jumlah tersebut, diketahui sedikitnya 73 orang juga telah menyerahkan diri.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Papua Barat Anthonius Ayorbaba mengatakan, saat menerima laporan terakhir Senin, 26 Agustus 2019 sekitar pukul 16:26 WIT melalui Kepala Lapas Sorong, sampai saat ini telah mencapai 326 orang dari total keseluruhan 543 Narapidana.

“Jumlah keseluruhan ada 543, 253 orang duluan kembali disusul 73 orang jadi total sekarang 326. Jadi, yang masih ada di luar lapas 217 warga binaan,”kata Anthonius kepada sejumlah wartawan, usai sertijab rotasi tiga pejabat. Senin malam, 26 Agustus 2019.

Menurut Anthonius, proses kembalinya narapidana turut dibantu pihak keluarga yang menyerahkan langsung serta memberikan informasi ke pihak lapas. “Ada warga binaan yang diantar langsung keluarga maupun diberikan informasi kepada pihak lapas,”ujarnya.

Untuk itu, pihaknya terus berupaya dan gencar untuk mengembalikkan warga binaan yang masih kabur melalui sarana pemberitaan media cetak, elektronik, maupun online yang ada di Kota Sorong. Untuk menjaga pelarian warga binaan tidak terlalu jauh, pihaknya memperketat akses jalur yang bisa saja dipakai seperti Bandar Udara dan Pelabuhan yang dijaga ketat melalui koordinasi bersama pihak keamanan.

“Kami telah menyebarkan himbauan dan informasi melalui media yang ada di Kota maupun Kabupaten Sorong. Selanjutnya melokalisir daerah kawasan Bandara dan Pelabuhan untuk mencegah para warga binaan yang berniat untuk melarikan diri,”tandasnya. [dwi]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.