Konten yang diposting akun pangeran ozzak, "Ingat orang ini adalah pembunuh !!! Pembunuh itu bernama Tito Karnavian". Kemudian disertai foto Kapolri.
Hukum & Kriminal

Viralkan Hoax “Kapolri Tito Karnavian Pembunuh” Pangeran Ozzak Diciduk Dalam Lapas Sorong

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG,sorongraya.co – Pemilik akun facebook pangeran ozzak akhirnya tak berkutik setelah diciduk polisi dalam lapas kota sorong sekira pukul 15.42 WIT, Senin (27/05).

Akun pangeran ozzak yang dikuasi oleh Muhammad Agung P (33) seorang narapidana narkoba ini, diduga telah ikut memfiralkan video dan informasi bohong atau hoax dan mengandung ujaran kebencian tentang Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Yaitu dengan menulis konten “Ingat orang ini adalah pembunuh !!! Pembunuh itu bernama Tito Karnavian”. Kemudian disertai foto Kapolri. Dan video terputus yang disebarkan dimana dalam video tersebut kapolri mengatakan “Masyarakat boleh ditembak?”.

Muhammad Agung P. diciduk dalam lapas oleh Team Resmob dan Unit Tipidter Sorong Kota, Polda Papua Barat.

“Bahwa (Muhammad Agung P.,red) yang bersangkutan merupakan narapidana kasus narkoba dengan vonis 4 tahun (Terhitung mulai juni 2017) dan pada saat diamankan pelaku berada di dalam lapas kota sorong beserta barang bukti 1 unit hand phone samsung grand prime plus 2018,” beber Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Mathias Y. Krey melalui siaran pers yang diterima sorongraya.co, Selasa (28/05).

Pemilik akun facebook pangeran ozzak, Muhammad Agung P (33) seorang narapidana narkoba.

Berdasarkan pengakuan pelaku kata Mathias, hanya mengikuti orang lain sehingga memposting namun yang bersangkutan meyakini yang dishare itu benar kontennya. Dimana bertujuan emprovokasi orang lain melalui media sosial untuk sama-sama membenci Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Pasal yang disangkakan, pasal 45A ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas uu RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan traansaksi elektronik (ITE),” cetusnya.

Mathias menambahkan, barang bukti yang diamankan dari tersangka, satu unit hand phone merek samsung grand prime plus 2018 no Imei : 355210093750061, sim card dengan no hp 082226366699.

Selain itu, juga dokumen elektronik berupa postingan video yang dikirim oleh akun Pangeran_Ozzak yang diputus dimana terdapat gambar Kapolri yang bertanya kepada anggota brimob “masyarakat boleh ditembak?”.

“Penyitaan terhadap akun facebook atas nama pangeran_ozzak dengan tujuan mengamankan agar tidak mengganti password dari fb dan isi konten tidak diubah baik dari tersangka maupun pihak lain,” pungkas Mathias Y. Krey. [krs]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.