Gedung DPR Papua Barat yang ikut terbakar saat aksi rusuh massa, Senin 19 Agustus 2019 lalu. (dok. Ist)
Hukum & Kriminal

Terus Bertambah, Polda PB Tetapkan 42 Tersangka, 12 Masuk DPO

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

MANOKWARI,sorongraya.co – Penyidik Ditreskrimum Kepolisian Daerah Papua Barat(Polda PB) membeberkan jumlah tersangka pengerusakan dan penjarahan pada aksi massa 19 Agustus lalu bertambah menjadi 42 orang. 12 diantaranya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“30 orang telah ditahan di Kabupaten Manokwari, Fakfak, Teluk Bintuni dan Kota Sorong sedangkan 12 orang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)
Kabid Humas, AKBP Mathias Yosias Krey di hadapan sejumlah media massa, Selasa (10/9).

Dibeberkan, bahwa 12 tersangka yang masuk dalam DPO tersebut, 11 tersangka dari Kota Sorong, terkait pengerusakan Bandara Dominie Eduard Osok dan pengrusakan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sorong. Sedangkan untuk 1 tersangka dari Kabupaten Manokwari yakni terkait pengrusakan dan pembakaran kantor DPR Papua Barat.

Kabid Humas Polda PB, AKBP Mathias Y. Krey.

Meski demikian, kata Mathias, penyidik Ditreskrimum Polda PB belum membeberkan nama atau inisial dari 12 tersangka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) tersebut.

Dari jumlah tersangkan ini kata dia, total laporan polisi (LP) terkait pengrusakan, penjarahan dan pembakaran pada saat kerusuhan di wilayah hukum Polda PB sebanyak 88 kasus.

Untuk tersangka yang ditahan sebanyak 30 orang terdiri ini, dari Kabupaten Manokwari 14 tersangka, kemudian di wilayah Kota Sorong sebanyak 12 tersangka, Kabupaten Fakfak, 3 tersangka dan Teluk Bintuni 1 tersangka. [krs].


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.