Hukum & Kriminal

Satu Personil Band Selamat Dapat Membantu Polisi Ungkap Identitas Personil Lainnya

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Dari peristiwa pembakaran Tempat Hiburan Malam Double O, diketahui satu peraonil gurp band selamat. Hal ini sangat membantu polisi nantinya dalam mengungkap identitas personil band yang tewas pada saat kejadian Selasa dini hari lalu.

” Ya, salah satu personil band ini bisa membantu kita untuk mengungkap identitas personil band lainnya yang menjadi korban pembakaran THM Double O,” kata Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, Rabu, 26 Januari 2022.

Adam menambahkan, selain satu personil band ini pun telah berupaya menghubungi pihak keluarga rekan-rekannya. Karena hanya dia yang tahu siapa saja rekan-rekannya.

Demikian halnya dengan pihak pengelola tempat hiburan sudah kita periksa. Nanti merekalah yang memberitahukan siapa identitas tiga pengunjung THM.

Kita juga sudah memberitahukan via telepon kalau bisa keluarganya yang datang untuk melihat kondisi jenazah. Nanti, akan kota fasilitasi di sini,” ujarnya.

Adam membantah jika ada kesengajaan membiarkan 17 korban ini berada di dalam satu ruangan sehingga ikut terbakar. Bahkan menurut pengakuan salah satu personil band yang selamat, pada saat kejadian rekan-rekannya berada di lantai dua, sedangkan si lantai satu sudah terbakar sehingga mereka tidak bisa keluar dari dalam THM.

Sementara di Pos Antemortem RSUD Sele Besolu, Kepala Bid Dokkes Polres Sorong Kota Iptu dokter Jufandu menyampaikan, saat ini pihaknya sudah 6 sampel dari keluarga terduga korban yang terbakar.

” Kami sangat berharap sampel yang kami ambil nantinya dari anak, suami atau istri atau ibu kandung, bukan sepupu atau keponakan,” kata Jufandu.

Jufandu tidak dapat memastikan kapan identifikasi bisa di lakukan hingga selesai. Yang bisa memastikan hal itu adalah tim DVI Mabes Polri, yang informasinya besok pagi baru tiba di Sorong.

Semakin banyak data atau DNA yang kami dapatkan semakin memudahkan kami untuk menuntaskan identidikasi terhadap 17 jenazah. Sebaliknya, semakin sedikit infirmasinya, maka akan menyulitkan kita untuk mencocokan identitas terduga korban.

Begitu juga dengan hasil autopsi terhadap jenazah. Kalau untuk mendapatkan DNA nya susah maka membutuhkan waktu berhari-hari.

” Kami berupaya bekerja secepat mungkin agar keluarga juga bisa mendapatkan kepastian,” kata Jufandu.

Soal kondisi jenazah mulai dari awal dievakuasi hingga nantinya diautopsi akan jita sampaikan pada saat press rilis,” tambahnya.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.