Hukum & Kriminal

Longsor di Tanjung Batu Sebabkan Dua Orang Meninggal Dunia

Bagikan ini:

SORONG,sorongraya.co- Hujan deras yang mengguyur Kota Sorong pada Senin malam (22/08/2022) menyebabkan banjir dan longsor di sejunlah tempat.

Salah satu daerah yang paling parah adalah di wilayah Tanjung Batu Kelurahan Pal Putih, di mana material longsor menimpa satu rumah hingga menyebabkan satu keluarga yang terdiri dari ibu dan anak meninggal dunia. Sementara sang ayah yang diketahui bernama Heryano mengalami luka berat. Peristiwa tanah longsor terjadi pada Selasa, 23 Agustus 2022, sekitar pukul 11.30 WIT.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong, Herlin Sasabone ketika dikonfirmasi membenarkan.

Menurutnya, ada 3 korban akibat longsor tersebut. Tiga korban tersebut antara lain Nur Alfiah (32) dan Fadil (8) anak laki-laki meninggal dunia. Sementara sang ayah yakni Heryanto (36) mengalami luka berat.

Longsor terjadi sebanyak 2 kali. Longsor pertama sekitar pukul 12.00 WIT dan longsor susulan pukul 01.30 WIT,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Sorong Barat, Bripka Jefry Yelingkop.

Jefry menambahkan, ketika terjadinya longsor, warga ingin menolong korban, akan tetapi terhambat aliran listrik sebab lampu belum dipadamkan oleh PLN. Akhirnya kami pergi ke kantor PLN meminta agar aliaran listrik di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) dipadamkan.

Tak lama kemudian petugas PLN tiba di TKP lalu memadamkan aliran listrik. Personel Polsek Sorong Barat bersama masyarakat setempat melakukan pencarian terhadap korban longsor.

Diakui Jefry bahwa upaya pemadaman yang di lakukan PLN terlambat sehingga personel Polsek Sorbar dan masyarakat pun terlambat mengevakuasi korban,” kata Jefry.

Untuk mengevakuasi dua korban meninggal dan satu korban selamat, Polsek Sorong Barat mengerahkan 5 personel.

Diketahui, banjir terjadi di sejumlah wilayah yang ada di kota Sorong. Salah satunya jalan Basuki Rahmad Km 8 hingga 9 kota Sorong.

Banjir masih memggenangi kawasan pemukiman penduduk dan juga akses jalan dari dan menuju km 10. Antrean kendaraan roda dua dan empat tertahan dikarenakan harus berhati-hati melintas di jalur tersebut.


Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.