Empat warga Kampung Batu Lubang Pantai, jalani sidang perdana di PN Sorong/(Foto: Junaidi)
Hukum & Kriminal

Keroyok Alexander Gunakan Alat Tajam, Empat Warga Disidang

Bagikan ini:
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares

SORONG. sorongraya.co Р Empat terdakwa warga kampung lubang pantai, inisial Ateng (30), Econ (26), OK (30) dan Bule (24) menjalani persidangan lantaran mengeroyok Korban Alexander Malibela hingga mengakibatkan luka-luka.

Terdakwa didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum, Zenericho, S.H karena melanggar pasal primair 170 ayat 2 ke-2 KUHP, subsidair pasal 170 ayat 2 ke-1 KUHP atau kedua primair pasal 351 ayat 2 jo pasal 55 KUHP, subsidair pasal 351 ayat 1 jo pasal 55 KUHP. Dalam sidang yang berlangsung persidangan di Pengadilan Negeri Sorong, Senin 27 Agustus 2018.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, yang dibacakan jaksa pengganti Stevy Ayorbaba S.H menjelaskan bahwa perbuatan keempat terdakwa dilakukan pada Jumat tanggal 01 Juni 2018 sekitar pukul 10.00 WIT di Kampung Batu Lubang Pantai, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong.

Setelah mendengar dakwaan jaksa, majelis hakim yang dipimpin Hanifzar, S.H memberikan kesempatan kepada penasehat hukum terdakwa untuk mengajukan keberatan pada sidang Senin pekan depan.

“kami akan mengajukan keberantan, atas putusan yang diberikan,” kata penasehat hukum terdakwa, Indra Saragih, S.H didampingi rekan sejawatnya Steven Kalalu, S.H.

Awalnya korban Alexander Malibela sedang mendirikan tenda untuk tempat ibadah, didatangilah oleh keempat terdakwa itu, kemudian terdakwa Ateng datang dan menanyakan mesin yang diambil oleh korban. Tidak terima dengan jawaban korban yang mengatakan “kenapa”, keempat terdakwa langsung mengeroyok korban dengan menggunakan parang dan kayu. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. [jun]


Bagikan ini:
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.