Hukum & Kriminal

Kejaksaan Tidak Akan Mentolerir Siapapun Yang Menimbun Obat Dan Peralatan Medis

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG,sorongraya.co- Menyoal kelangkaan obat-obatan serta peralatan medis serta oksigen saat ini, Jaksa Agung memerintahkan untuk menindak tegas siapapun yang melakukan tindakan tersebut.

Penegasan ini disampaikan Jaksa Agung saat memimpin peringatan HBA ke-61, Kamis (22/07/2021), seperti dikutip Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sorong, Khusnul Fuad.

Fuad menambahkan, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan soal kelangkaan atau mahalnya obat-obatan, peralatan medis atau oksigen. Meski demikian, kami akan selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika ada laporan dugaan tindak pidana penimbunan obat-obatan, peralatan kesehatan maupun oksigen terhadap korban covid-19.

” Jika ada indikasi tersebut, dan apabila kepolisian telah menyidiknya, kami pun tidak akan mentolerir dugaan tindak pidana penimbunan yang menggangu kesehatan masyarakat,” ujar Fuad.

Menanggapi isu pemalsuan surat vaksin, Fuad mengaku, pihaknya akan secepatnya berkoordinasi dengan kepolisian resor Sorong Kota.

Sebelumnya, kepilisian resor Sorong Kota berhasil mengungkap kasus dugaan pemalsuan surat vaksin covid-19 dan surat keterangan hasil SWAB. Dari dugaan tindak pidana pemalsuan ini, polres Sorong Kota pun berhasil menangkap 5 orang pelaku, yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sejumlah barang bukti, seperti surat vaksin palsu siap edar, surat vaksin dan suket hasil SWAB palsu, stempel dan uang sejumlah 800 ribu rupiah.

Kelima tersangka yang saat ini mendekam di sel tahan polres Sorong Kota dijerat dengan Pasal 263 Ayat (1) KUHP junto Pasal 268 Ayat (1) dan (2), dengan ancaman 6 hingga 14 tahun penjara.


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.