Atex digiring ke ruang tahanan usai mendengar tuntutan Jaksa. [foto: Junaedi-SR]
Hukum & Kriminal

Gunakan Sabu, Jaksa Tuntut Atex 5 Tahun Penjara

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG, sorongraya.co – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Imran Misbach menuntut Atex salah seorang warga Jalan Baru, Kota Sorong  agar dipenjara selama lima tahun, denda 800 juta rupiah dan subsider dua bulan penjara. Tuntutan tersebut dibacakan dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Sorong pada Senin lalu 09 Maret 2020.

Atex dituntut melanggar Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Barang bukti berupa satu bungkus plastik kecil sabu, satu buah handphone dan satu buah bungkus rokok dirampas untuk dimusnahkan, sedangkan satu unit motor dikembalikan kepada pemiliknya.

Pascatuntutan jaksa, terdakwa yang didampingi Penasihat Hukum, Joromias Wattimena memohon keringanan hukuman kepada Majelis Hakim yang dipimpin Dedi Sahusilawane. Sidang lanjutan penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan terdakwa Zalmi alias Atex kembali digelar Senin pekan depan dengan agenda putusan.

Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai pengojek ini terpaksa menjadi pesakitan di ruang sidang pengadilan negeri Sorong gara-gara menyalahgunakan narkotika jenis sabu. Perbuatan melawan hukum tersebut dilakukan terdakwa pada hari Sabtu tanggal 30 Nopember 2019 sekitar pukul 17.00 WIT, di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Remu Utara, Distrik Sorong Kota, Papua Barat.

Berdasarkan uraian Dakwaan JPU pada sidang sebelumnya, terdakwa tertangkap tangan memiliki sabu  yang sedianya akan dijual kepada orang lain. Terdakwa ditangkap oleh Tim Opsnal Resnarkoba Polres Sorong Kota setelah mendapat informasi dari informan. Ketika ditangkap dan menjalani pemeriksaan terdakwa mengaku mendapat barang haram tersebut dari seseorang yang bernama Murlan. [jun]


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.