Hukum & Kriminal

Dua Nahkoda Kapal Penangkapan Ikan Hadapi Sidang Dakwaan Jaksa Penuntut Umum

Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

SORONG,sorongraya.co- Pengadilan Negeri Sorong menggelar sidang perdana perikanan, Senin (26/04/2021), dengan agenda pembacaan Surat Dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum.

Sidang yang berlangsung terbuka tersebut dipimpin hakim Fransiskus Bhaptista, dan dihadiri Jaksa Penuntut Umum, Erly Andika serta nahkoda kapal KM Markheit 06, Reyno Manansang (37) dan nahkoda KM Luvenia Herman Maming (45) sebagai terdakwa.

Jaksa Penuntut Umum di dalam Surat Dakwaannya menjelaskan, pada hari Sabtu tanggal 17 Februari 2021, terdakwa yang merupakan nahkoda kapal KM Markheit 06 berbobot 45 GT beserta 12 ABK berangkat dari Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara menuju perairan Halmahera Utara melakukan usaha penangkapan ikan dengan menggunakan hand line. Sesampainya di perairan Halmahera Utara, kondisi cuaca tidak mendukung, sehingga terdakwa melanjutkan perjalanan menuju Samudera Pasifik, dan tiba pada tanggal 05 Maret 2021.

Tanggal 07 Maret 2021 terdakwa beserta 12 ABK melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan hand line, sampai pada hari Rabu tanggal 17 Maret 2021, sekitar pukul 02.10 WIT saksi Japarudin Laila dan Soleman beserta tim patroli melakukan Operasi Pengawasan di WPP-NRI 717 di perairan Candrawasih dan Samudera Pasifik menggunakan KP Hiu Macan 04 melihat KM Markheit 06 terikat di rumpon, sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Saat dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan tim patroli tidak menemukan dokumen SIUP, SIPI, SPB dan SLI kapal KM Markheit 06.

Atas perbuatannya itu, kedua terdakwa dikenakan Pasal 100 jo Pasal 7 Ayat (2) huruf c UU Nomor 31 Tahun 2004 jo UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Usai mendengar dakwaan jaksa, Jumat mendatang, majelis hakim yang dipimpin Fransiskus Bhaptista ini akan melakukan pemeriksaan barang bukti kayu.


Bagikan ini:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.